FISIP Unsoed Perkuat Kapasitas Konselor Sebaya melalui Pelatihan Bertema “Together We Listen, Together We Grow”

Purwokerto, 30 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa melalui penyelenggaraan Pelatihan Konselor Sebaya Tahun 2026 yang mengusung tema Together We Listen, Together We Grow. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Divisi Student Advisory Career Development Center (CDC) FISIP Unsoed ini berlangsung pada Selasa (30/6) dan diikuti oleh 62 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FISIP Unsoed serta sejumlah peserta dari luar fakultas.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Dekan FISIP Unsoed, Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun ekosistem kampus yang sehat, inklusif, dan saling mendukung.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan kemampuan membangun relasi yang sehat. Kehadiran konselor sebaya menjadi salah satu bentuk nyata budaya saling peduli yang perlu terus dikembangkan di lingkungan kampus,” ungkap Prof. Slamet Rosyadi.

Ketua panitia pelaksana, Dra. Lilis Sri S., M.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan dukungan psikososial kepada teman sebaya. Menurutnya, mahasiswa sering kali lebih nyaman berbagi cerita kepada rekan seusia sebelum memutuskan mencari bantuan profesional. Oleh karena itu, keberadaan konselor sebaya diharapkan mampu menjadi jembatan awal bagi mahasiswa yang sedang menghadapi berbagai persoalan.

“Harapan kami, setelah pelatihan ini selesai, kita tidak hanya membawa pulang sertifikat, tetapi membawa pulang skill, empati yang lebih peka, dan komitmen nyata untuk menjadi tempat bercerita yang aman bagi teman-teman di sekitar kita,” tutur Dra. Lilis Sri S., M.M.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan mental dan psikologi. Materi pertama disampaikan oleh Ns. Keksi Girindra Swasti, M.Kep., Sp.Kep.J. dengan topik “Problem Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa.” Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai tantangan kesehatan mental yang banyak dialami mahasiswa, seperti stres akademik, kecemasan, kelelahan emosional (burnout), hingga pentingnya mengenali tanda-tanda awal seseorang yang membutuhkan bantuan.

Pada sesi berikutnya, Eka Widiasari, S.Psi., M.Si. menyampaikan materi “Teknik Dasar Konseling untuk Konselor Sebaya.” Peserta dibekali keterampilan praktis berupa teknik mendengarkan aktif (active listening), membangun empati, menjaga kerahasiaan, memberikan respons yang suportif, serta memahami batasan peran konselor sebaya agar mampu melakukan rujukan kepada tenaga profesional ketika menghadapi kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan melalui berbagai diskusi, simulasi, dan praktik konseling yang menjadi bagian dari proses pembelajaran. Selain memperoleh wawasan baru mengenai kesehatan mental, peserta juga berkesempatan mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal yang menjadi fondasi utama dalam pendampingan sebaya.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh 9 mahasiswa panitia dari Jurusan Administrasi Publik yang memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan baik. Kehadiran peserta dari berbagai jurusan di lingkungan FISIP Unsoed bahkan dari luar fakultas menunjukkan tingginya kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan mental dan pentingnya membangun budaya saling mendukung di lingkungan perguruan tinggi.

Melalui Pelatihan Konselor Sebaya Tahun 2026, FISIP Unsoed berharap dapat melahirkan mahasiswa yang tidak hanya memiliki kepedulian sosial yang tinggi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan ramah kesehatan mental. Sejalan dengan tema Together We Listen, Together We Grow, kegiatan ini menegaskan bahwa pertumbuhan bersama berawal dari kesediaan untuk saling mendengarkan, memahami, dan hadir bagi sesama.

Ankara escortdizipalSekabetparmabet girişEscortes BelgiqueHoliganbetMarsbahiscasibompusulabetMarsbahisonwinAnkara escortjojobetcasibomcasibomcasibomcasibompusulabetpusulabetholiganbetholiganbetmarsbahismarsbahisPusulabetcasibomthe luxe casinothe luxe casinojojobetjojobetjojobet girişhuhubetMarsbahis GirişsekabetjojobetLeograndbetbetasuscasibomjojobetjojobetjojobet girişmarsbahismarsbahis girişjojobet girişjojobet giriş