
Purwokerto, 11 Februari 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (FISIP Unsoed) melalui Bidang Kemahasiswaan dan Divisi Student Advisory Pusat Pengembangan Karir menyelenggarakan Pelatihan bagi Dosen Pembimbing Akademik (PA) bertajuk “Mental Health First: Menjaga Kesehatan Mental Dosen dalam Mendampingi Mahasiswa Generasi Z”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 08.00–15.00 WIB di Ruang 6 FISIP Unsoed.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Dr. Eri Wahyuningsih, S.Ked., M.Kes (Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Unsoed) dan Eka Widiasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang membahas tantangan komunikasi pembelajaran adaptif pada mahasiswa Generasi Z serta strategi menjaga kesehatan mental dosen dalam praktik pendampingan akademik.
Menjawab Tantangan Generasi Z di Perguruan Tinggi
Mahasiswa Generasi Z dikenal sebagai digital natives yang tumbuh dalam ekosistem teknologi dan informasi yang serba cepat. Karakteristik ini membawa dinamika tersendiri dalam relasi pembelajaran, komunikasi akademik, serta manajemen konflik antara dosen dan mahasiswa.
Dalam sesi materi, dibahas berbagai pendekatan strategis seperti:
- Komunikasi singkat, jelas, dan berbasis empati (I-statement).
- Validasi dan feedback instan yang konstruktif.
- Pendekatan kolaboratif dan transparansi kebijakan.
- Penguatan etika komunikasi digital (digital citizenship).
- Penyusunan “kontrak belajar” sebagai kesepakatan komunikasi akademik.
Selain itu, peserta juga mendapatkan praktik reflektif berbasis psikologi melalui tahapan Kenali – Sadari – Terima – Lepaskan, yang membantu dosen mengenali emosi, mengelola stres, serta menjaga regulasi diri melalui teknik relaksasi, body scanning, dan grounding.

Komitmen FISIP UNSOED terhadap SDGs
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FISIP Unsoed dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 3: Good Health and Well-being Pelatihan ini memperkuat literasi kesehatan mental dosen sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat secara psikologis.
SDG 4: Quality Education Penguatan kapasitas Dosen Pembimbing Akademik mendorong terciptanya pembelajaran adaptif, inklusif, dan responsif terhadap karakteristik mahasiswa lintas generasi.
SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions Penguatan manajemen konflik, komunikasi transparan, dan kolaboratif di lingkungan akademik berkontribusi pada tata kelola institusi yang lebih partisipatif dan berintegritas.
Melalui pelatihan ini, FISIP Unsoed menegaskan bahwa kualitas pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kesejahteraan psikologis sivitas akademika dan kualitas relasi antarindividu di dalamnya.
Membangun Ekosistem Akademik yang Humanis
Dekan FISIP Unsoed menyampaikan bahwa peran Dosen Pembimbing Akademik tidak sekadar administratif, melainkan juga sebagai mentor, listener, dan support system bagi mahasiswa. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dosen dalam memahami perkembangan psikologis remaja dan dinamika Generasi Z menjadi sangat krusial.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan tercipta ekosistem akademik FISIP Unsoed yang lebih adaptif, humanis, dan berorientasi pada keseimbangan antara kinerja akademik dan kesehatan mental.
FISIP Unsoed terus berkomitmen menghadirkan program-program pengembangan kapasitas yang relevan dengan tantangan zaman, demi mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul dan berkelanjutan.
