Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Rasisme dalam Video Game Bioshock Infinite (Analisis Semiotika Gameplay Video Game Bioshock Infinite).

标题Rasisme dalam Video Game Bioshock Infinite (Analisis Semiotika Gameplay Video Game Bioshock Infinite).
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPratama, Muhammad Evan
Call NumberKOM.720
Other NumbersF1C010028
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published09/2015
Abstract

Penelitian ini mengambil judul “Rasisme dalam Video Game Bioshock Infinite
(Analisis Semiotika Gameplay Video Game Bioshock Infinite)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna representasi rasisme yang ada dalam video game Bioshock Infinite.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan semiotika milik Roland Barthes. Sedangkan untuk metode pengumpulan data adalah dengan cara observasi gameplay dan studi pustaka meliputi buku dan literatur lain yang berkaitan dengan rasisme.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah video game Bioshock Infinite merupakan video game yang menceritakan petualangan seseorang bernama Booker DeWitt di dalam sebuah kota fiksi Columbia. Representasi rasisme yang ada dalam video game ini diperlihatkan dalam scene tertentu, lewat dialog-dialog dan adegan-adegan yang ada dalam video game. Representasi rasisme dalam video game ini dilakukan dengan dua cara, yaitu pemaknaan secara denotasi dan konotasi, dan ditujukan kepada etnis-etnis tertentu yang ada di kota Columbia. Secara denotasi, stereotip dalam video game ini menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi melalui dialog antar tokoh dan adegan dalam video game, sedangkan secara konotasi, dialog antar tokoh dan adegan dalam video game mengandung makna mengenai rasisme terhadap suatu etnis secara tersirat. Rasisme yang muncul dalam video game ini merupakan perilaku-perilaku yang merendahkan etnis selain kulit putih di Columbia. Orang kulit putih digambarkan membenci pernikahan antar ras, menganggap diri mereka lebih unggul, dan mengurangi standar hidup buruh yang bekerja di situ.

KeywordsBioshock Infinite, Rasisme., representasi, semiotika, Video game
Citation Key2426
You are here