Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pertunjukan Wayang Kulit Gagrag Banyumasan Sebagai Media Penyampaian Pesan Pendidikan Karakter Di Kabupaten Banyumas

标题Pertunjukan Wayang Kulit Gagrag Banyumasan Sebagai Media Penyampaian Pesan Pendidikan Karakter Di Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsRistawati, Leli
Call NumberKOM.687
Other NumbersF1C010048
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published06/2015
Abstract

Wayang kulit adalah budaya pertunjukan asli Indonesia yang tak hanya bersifat
sebagai tontonan/ hiburan tapi juga tuntunan yang mengandung banyak ilmu.
Sebagai media tradisional yang masih bertahan ditengah terpaan teknologi
modern, wayang kulit juga digunakan sebagai penyampai pesan pendidikan
karakter khususnya pada masyarakat Kabupaten Banyumas sebagai upaya
pembentukan generasi bangsa yang cerdas sekaligus mempertahankan
keberadaannya sebagai budaya bangsa.
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pertunjukan wayang
kulit gagrag Banyumasan dalam menyampaikan pesan pendidikan karakter ini
menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan
informan adalah dengan teknik purposive dan snowball sampling. Pertunjukan
yang mulai masuk ke Banyumas sekitar abad ke 16 ini memiliki ciri khas yaitu
tokoh Bawor yang perangainya dianggap mencerminkan kehidupan dan sikap
orang Banyumas asli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertunjukan
wayang kulit gagrag Banyumasan memang digunakan sebagai media
penyampaian pesan pendidikan karakter. Melalui dalang, letak pesan-pesan
tersebut sebagian besar ada pada adegan cangik-limbuk dan goro-goro. Semuanya
disampaikan melalui tokoh tertentu yang dirasa cocok dan pantas untuk
menyampaikan pesan itu, lagu-lagu yang dibawakan sepanjang pertunjukan , dan
sulukanyang dilantunkan oleh dalang. Selain itu, penonton pertunjukan ini juga
merasakan perubahan kehidupan yang positif ketika nilai-nilai pendidikan
karakter yang terdapat pada saat mereka menonton dapat diterapkan dalam
keseharian mereka.

KeywordsBanyumas, Pendidikan Karakter, Wayang kulit
Citation Key2283
You are here