Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seksual pada Anak Remaja di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas

标题Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seksual pada Anak Remaja di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsWibowo, Attaqian Alfarits Guntur
Call NumberSOS.806
Other NumbersF1A011045
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published09/2016
Abstract

Skripsi dengan judul “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seksual pada Anak Remaja di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas” adalah laporan tentang bagaimana orang tua dalam menjalankan perannya dalam memberikan pendidikan seksual pada anak mereka di Desa Karangmangu, tepatnya di RT 05 RW 02. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang makna pendidikan seksual seutuhnya, serta menjadikan orang tua untuk lebih mengerti tentang pentingnya pemberian pendidikan seksual kepada anak-anak mereka, terutama dalam membentengi anak dari keadaan lingkungan yang rawan menyangkut seksualitas, serta pergaulan yang bisa membawa pengaruh buruk terhadap anak, khususnya di Desa Karangmangu. Informan utama dalam penelitan ini adalah orang tua, baik ayah, maupun ibu, yang menjalankan peran untuk anak-anaknya. Sedangkan informan pendukung sebagai sasaran validasinya adalah anak dari orang tua tersebut yang mempunyai kategori usia remaja, yaitu 10-18 tahun (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini berpedoman pada model analisis interaktif.
Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa rasa malu, kurangnya keberanian para orang tua dalam membicarakan seks, masih menjadi faktor utama pendidikan seksual belum berjalan dengan baik di dalam sebuah keluarga. Selain itu, tingginya keyakinan para orang tua akan hal-hal yang berkaitan dengan seksual terjadi dengan alami kepada anak, sehingga tidak diperlukan bimbingan khusus tentang hal tersebut. Para orang tua di Desa Karangmangu menganggap bahwa setiap anak akan mengalami hal-hal yang berkaitan dengan seksual pada waktunya masing-masing. Umumnya para orang di Desa Karangmangu tua tidak mengetahui pengertian pendidikan seksual. Meski demikian, tanpa disadari sebagian dari mereka sudah mengaplikasikan pendidikan seksual; memberikan penanaman etika seksual, penanaman kesadaran peran sosial laki-laki dan perempuan, serta memberikan pengetahuan mengenai anatomi dan fisiologi alat kelamin. Hambatan para orang tua dalam menerapkan pendidikan seksual kepada anak mereka; komunikasi dalam menyampaikan materi pendidikan seksual, orang tua kesulitan untuk memulai dan belum mengetahui bagaimana komunikasi yang baik kepada anak-anak mereka terkait seksualitas
.

KeywordsKeluarga, Pendidikan Seksual, Peran, Remaja
Citation Key2839
You are here