Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pengaruh Pemberian Motavasi Dari Anggota Keluarga Dan Kualitas Pelayanan Konseling Terhadap Kesinambungan Mengikuti Program Komisi Penanggulangan Aids Daerah (Kpad) Di Kabupaten Banyumas

标题Pengaruh Pemberian Motavasi Dari Anggota Keluarga Dan Kualitas Pelayanan Konseling Terhadap Kesinambungan Mengikuti Program Komisi Penanggulangan Aids Daerah (Kpad) Di Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAndriansyah, Rio
Other NumbersSOS.731
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published09/2015
Abstract

Maraknya sejumlah kasus yang bermunculan terkait dengan HIV/AIDS di
Kabupaten Banyumas, dimana Kabupaten Banyumas menduduki peringkat ketiga
terbesar se-Jawa Tengah dengan jumlah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS)
terbanyak. Hal tersebut mendorong munculnya KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS
Daerah) yang diperuntukan sebagai upaya penangulangan HIV/AIDS di Kabupaten
Banyumas. Salah satu program yang terdapat dalam KPAD ialah pemberian pelayanan
konseling. Proses penanggulangan HIV/AIDS tidak cukup hanya pemerintah yang
melakukannya, akan tetapi membutuhkan aspek masyarakat dalam hal ini adalah
keluarga.
Penelitian ini berjudul “PENGARUH PEMBERIAN MOTIVASI DARI
ANGGOTA KELUARGA DAN KUALITAS PELAYANAN KONSELING
TERHADAP KESINAMBUNGAN MENGIKUTI PROGRAM KOMISI
PENANGGULANGAN AIDS DAERAH (KPAD) DI KABUPATEN
BANYUMAS”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
pemberian motivasi dari anggota keluarga serta kualitas pelayanan konseling terhadap
kesinambungan mengikuti program KPAD, dalam hal untuk penanggulangan
penyebaran virus HIV/AIDS. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif
asosiatif yang menjelaskan adanya pengaruh serta hubungan antar variabel yakni
pemberian motivasi dari anggota keluarga, kualitas pelayanan konseling, dan
kesinambungan mengikuti program KPAD. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik Random Sampling.
Penelitian ini menetaskan hasil bahwa penanggulangan HIV/AIDS di
Kabupaten Banyumas sudah berjalan cukup baik, hal ini dapat terlihat dari adanya
pemberian motivasi anggota keluarga agar ODHA terdorong untuk melakukan
pengobatan serta pencegahan bagi anggota keluarga yang belum terkena virus
HIV/AIDS. Dimana hal tersebut berbanding lurus dengan pelayanan pihak VCT yang
merupakan salah satu program KPAD. Bentuk pelayanan yang diberikan ialah berupa
konseling baik sebelum maupun setelah test. Pelayanan konseling bermaksud sebagai
pemberian infomasi terkait pencegahan, penularan, dan pengobatan. Suatu
penanggulangan HIV/AIDS dapat dikatakan baik jika program berjalan secara
berkesinambungan, dimana ODHA secara rutin melakukan konseling, mengikuti
pertemuan rutin, sadar menggunakan kondom setiap berhubungan intim, menjauhi
prilaku beresiko dan melakukan pengobatan secara rutin.

KeywordsHIV/AIDS., Keluarga, Pelayanan Konseling, Penanggulangan
Citation Key2371
You are here