Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Muslim Tionghoa : Antara Tradisi Dan Agama (Studi Tentang Eksistensi Budaya Tionghoa Di Kalangan Masyarakat Muslim Tionghoa Banyumas)

标题Muslim Tionghoa : Antara Tradisi Dan Agama (Studi Tentang Eksistensi Budaya Tionghoa Di Kalangan Masyarakat Muslim Tionghoa Banyumas)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAprilian, Hanny
Call NumberSOS.964
Other NumbersF1A014053
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published06/2018
Abstract

Di Banyumas, Jawa Tengah banyak ditemukan masyarakat Tionghoa yang memeluk agama Islam. Sebagai etnis Tionghoa, mereka memiliki budayanya sendiri yang di dalamnya terdapat berbagai macam tradisi. Tidak mudah bagi masyarakat Tionghoa, terutama yang beragama Islam ketika berhadapan dengan tradisi leluhur mereka. Tradisi Tionghoa tersebut merupakan warisan kultural yang tidak mungkin diingkari, tetapi di dalam tradisi Tionghoa itu juga terdapat nilai-nilai yang kurang dapat diterima Islam, baik secara teologis maupun ritual tradisional. Oleh sebab itu, segala hal yang dilakukan masyarakat Tionghoa yang sudah memeluk agama Islam untuk menjaga eksistensi kebudayaan Tionghoa bersama keturunan dan anggotanya menjadi fokus penelitian ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori definisi situasi dari William Isaac Thomas. Bagi Thomas, manusia tidak hanya merespon gambaran obyektif suatu situasi, tetapi juga terhadap makna yang melekat pada situasi tersebut. Sebagai Muslim Tionghoa, mereka dididik dengan aturan-aturan Islam, tetapi mereka juga dihadapkan pada situasi, bahwa mereka terikat dengan komunitasnya sebagai masyrakat Tionghoa yang memiliki nilai-nilai dan budaya yang berbeda dengan Islam. Warga Tionghoa Muslim melakukan pertimbangan-pertimbangan tertentu, yang nantinya pertimbangan tersebut menjadi responnya untuk bertindak. Dalam menganalisis data yang diperoleh, penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, sebagaian dari warga Tionghoa Muslim di Banyumas, masih ikut serta dalam pelaksanaan tradisi-tradisi yang ada dalam budaya Tionghoa tersebut, seperti pada perayaan Imlek dan Ceng beng, namun tentu saja dengan cara yang berbeda. Tetapi ada sebagian dari warga muslim Tionghoa di Banyumas, yang sama sekali tidak melakukannya, dikarenakan didikan ajaran agama Islam sudah melekat kuat dikehidupannya sejak lahir.

KeywordsEksistensi Budaya Tionghoa, Muslim Tionghoa, Tradisi Tionghoa dan Islam.
Citation Key3431
You are here