Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kepentingan Ekonomi Politik dalam Pembangunan Jembatan Linggamas di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga melalui Kerjasama Antar Daerah

标题Kepentingan Ekonomi Politik dalam Pembangunan Jembatan Linggamas di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga melalui Kerjasama Antar Daerah
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsSuhandini
Call NumberPOL.287
Other NumbersF1D009050
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published12/2013
Abstract

Latar Belakang penelitian ini berkaitan dengan fenomena kerjasama antar daerah yang marak terjadi di berbagai daerah. Seperti, kerjasama antar daerah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga dalam pembangunan Jembatan Linggamas. Jembatan Linggamas merupakan impian semua warga sejak dulu namun baru dapat teralisasikan pada tahun 2012. Dalam kerjasama antar daerah sering dibarengi dengan kepentingan aktor lain yang terkait dengan kerjasama tersebut seperti pemerintah daerah, politisi, birokrat, pemerintah desa dan masyarakat. Hal inilah yang kemudian menjadi menarik ketika kebijakan pemerintah bertemu dengan kepentingan ekonomi aktor lain sama seperti yang terjadi dalam Kerjasama antar daerah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga.
Tujuan penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan proses terbentuknya kerjasamaa antar daerah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga serta motif ekonomi politiknya. Proses terbentuknya kerjasama antara Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga sendiri dimulai dari proses negosiasi yang lama yaitu dari tahun 2010 sampai tahun 2012. Sedangkan untuk motif ekonomi politik dalam kerjasama tersebut dapat diuraikan dalam tiga variabel yaitu variabel nilai, kepentingan, dan kekuasaan. Pertama, variabel nilai dalam penelitian ini menunjukan bahwa kedua kabupaten lebih mementingkan nilai kerjasama dibandingkan nilai persaingan. Kedua, variabel kepentingan dimana dalam penelitian ini terlihat sekali terdapat faktor kepentingan dari aktor – aktor yang terlibat dalam kerjasama antar daerah. Ketiga, variabel kekuasaan dimana dalam penelitian ini pada dasarnya kedua kabupaten memiliki kekuasaan yang sama namun Kabupaten Purbalingga memiliki posisi tawar yang lebih daripada Kabupaten Banyumas. Sementara itu, landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pilihan publik, teori regulasi ekonomi dan teori perburuan rente.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, Observasi, Dokumentasi. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Milles dan Hubernas. Sedangkan validitas data menggunakan teknik triangulasi data.
Berdasarkan hasil penelitian, kerjasama antar daerah antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga dilatarbelakangi oleh lahirnya otonomi daerah. Proses terbentuknya kerjasama antar daerah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga melalui proses negosiasi yang panjang dari tahun 2010 - 2012. Hal ini dikarenakan adanya tarik ulur kepentingan seperti masalah dana dan lelang proyek. Tujuan dari pembangunan Jembatan Linggamas yaitu untuk mengatasi permasalahan terisolirnya Desa Kedungbenda Kabupaten Purbalingga dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas sebagai jalur alternatif jalur selatan dan membangun infrastruktur pendukung rencana komersialisasi Bandara Wirasaba dan mengatasi terisolirnya Desa Kedungbenda Kabupaten Purbalingga. Fakta lain dalam penelitian ini adalah adanya praktek rente yang dilakukan oleh pemborong yang memanfaatkan kedekatannya dengan anggota dewan untuk meloloskannya dari proses lelang padahal perusahaan tersebut memiliki track record yang jelek, TNI AU yang memberikan ijin komersialisasi dengan tetap menjadikan bandara tersebut milik TNI AU yang tentunya akan memberikan pendapatan bagi TNI AU.

Kata Kunci : ekonomi politik, kerjasama antar daerah, otonomi daerah

KeywordsEkonomi Politik, Kerjasama Antar Daerah, otonomi daerah.
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1422
You are here