Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Fungsi Komunikasi Vertikal dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas.

标题Fungsi Komunikasi Vertikal dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas.
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPrabowo, Glagah
Call NumberKOM.731
Other NumbersF1C008071
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published09/2015
Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Adminisrasi Kependudukan Di Kabupaten Banyumas, administrasi kependudukan adalah rangkaian penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatan sipil pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sector lain
Penelitian ini memfokuskan padafungsi komunikasivertikaldalamupaya meningkatkan produktifitaspegawaidanhambatan-hambatandan upaya-upayayangdilakukanuntukmengatasi hambatan-hambatan pelaksanaankomunikasivertikal dalamupaya meningkatkanproduktifitaspegawaiyangdilaksanakanolehDinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknikpurposive sampling, pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi dibantu dengan pemanfaatan data sekunder, penggunan model analisis interaktif dan penggunaan triangulasi sumber untuk keabsahan data.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa Komunikasi Vertikal mampu meningkatkanproduktivitas kerjapegawai. Ada dua model komunikasi yang diterapkan dalam Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas, yaitu komunikasi dari atas ke bawah dan Komunikasi dari bawah ke atas. Komunikasi dari atas ke bawah pihak pimpinan lebih mendominasi, mengingat alur perintah kerja lebih banyak dilakukan dengan instruksi, Informasi mengenai berbagai kebijakan-kebijakan dinas, melakukan penilaian, pemberian penghargaan. Komunikasi dari bawah ke ataslebih banyak berupa penyampaian laporan hasil kerja maupun bentuk koordinasi antara pekerja dengan pimpinan. Hambatan dari Komunikasi Vertikal itu sendiri masih kurangnya dalam melakukan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan, relatif minimnya upah yang diberikan dibanding dengan volume kerja,sistem birokrasi yang menyebabkan ide dari bawah tidak sampai ke tingkat atas secara utuh.

Keywordskomunikasi vertikal, produktifitaspegawai
Citation Key2437
You are here