Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Fenomena Lady Biker Motor Ninja di Purwokerto

标题Fenomena Lady Biker Motor Ninja di Purwokerto
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPRASETYO, HERU
Call NumberSOS.582
Other NumbersF1A006049
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published09/2013
Abstract

Penelitian ini berjudul : “Fenomena Lady Biker Motor Ninja di Purwokerto”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motivasi perempuan menjadi lady biker motor Ninja dan untuk mengetahui tanggapan lingkungan sekitar terhadap perempuan yang menjadi lady biker motor Ninja.
Penelitian ini dilakukan di Purwokerto. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan snowball sampling, metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.Sasaran utama penelitian adalah adalah lady biker motor Ninja di Purwokerto yang tergabung dalam komunitas motor Prince Purwokerto dan sasaran pendukungnya adalah orang-orang berada di lingkungan lady biker. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Validitas data menggunakan teknik triangulasi model sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang menjadi lady biker motor Ninja di Purwokerto memiliki berbagai motivasi. Pertama, motivasi karena lady biker motor Ninja memiliki hobi kecepatan dan touring. Lady biker memilih motor Ninja karena motor Kawasaki Ninja memiliki keunggulan dari aspek kecepatan dan juga cocok untuk perjalanan jarak jauh. Kedua, motivasi karena life style. Motor Ninja menurut pandangan Lady Biker memiliki kelas tersendiri dibandingkan sepeda motor lain pada umumnya. Motor Ninja memiliki harga yang cukup mahal, sehingga menimbulkan kebanggaan serta style yang berbeda dengan sepeda motor lainnya. Fenomena lady biker ini mendapat tanggapan dari lingkungan sekitar, seperti dari masyarakat umum maupun keluarga terdekat lady biker. Sebagian memberikan tanggapan positif, dalam bentuk rasa kagum dan dukungan, sedangkan sebagian yang lain memberikan tanggapan negatif, misalnya motor Ninja seharusnya motornya pria sehingga jika yang mengendarai adalah perempuan, maka hal itu terlihat seperti sesuatu yang tidak berjalan pada jalur yang semestinya.
Saran yang diajukan adalah : lady biker motor Ninja harus memiliki skill dan safety riding yang standar, lady biker yang memiliki hobi memodifikasi motor Ninja, sebaiknya harus melihat spesifikasi modifikasi yang tidak merubah kenyamanan dalam mengendarai motor Ninja, masyarakat harus bisa dewasa dalam melihat fenomena gender pada masa sekarang dan harus bisa melihat lady biker motor Ninja bukan sebagai sesuatu yang di luar track kodrat seorang perempuan.

KeywordsLady Biker, Motor Ninja.
Citation Key1299
You are here