Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Etnografi Komunikasi Pada Tradisi Slametan Tingkeban di Dusun Prangkokan Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas

标题Etnografi Komunikasi Pada Tradisi Slametan Tingkeban di Dusun Prangkokan Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsWijaya, Deslica Yuvinta Sukma
Call NumberKOM.778
Other NumbersF1C012063
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published05/2016
Abstract

Penelitian ini berjudul “Etnografi Komunikasi pada Tradisi Slametan Tingkeban di Dusun Prangkokan Desa Kutaliman Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas”. Latar belakang penelitian ini adalah di Dusun Prangkokan masih kental dengan adanya pelaksanaan tradisi slametan tingkeban yang akhir-akhir ini sudah jarang dilaksanakan oleh masyarakat pada umumnya, khususnya masyarakat Jawa. Pelaksanaan tradisi slametan tingkeban yang memiliki keunikan, serta ciri khas akan dilihat menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etnografi komunikasi yang mencakup aktivitas dan komponen komunikasi yang terkandung dalam tradisi tingkeban serta mengidentifikasi upaya pelestarian tradisi tingkeban dengan hubungan antar elemen masyarakat di Dusun Prangkokan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Adapun temuan hasil penelitian yang diperoleh adalah tradisi slametan tingkeban merupakan sebuah tradisi yang merupakan warisan budaya dari leluhur nenek moyang mereka di Dusun Prangkokan.
Pelaksanaan tradisi ini merupakan suatu hal yang menjadi hasil dari bentuk aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh masing-masing individu, baik dengan keluarga maupun dengan lingkungan masyarakatnya. Komponen komunikasi dalam tradisi slametan tingkeban saling berkaitan dan memiliki hubungan antara satu dengan lainnya. Dalam kajian etnografi komunikasi, masyarakat Dusun Prangkokan dapat dikategorikan sebagai sebuah masyarakat tutur (speech community) yang dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu
aspek linguistik, aspek interaksi sosial, dan aspek kebudayaan. Jika kita hubungkan seluruh aspek dan komponen tersebut, bahasa atau aspek linguistik memiliki peran yang penting dalam upaya pewarisan tradisi dari generasi satu ke generasi lainnya melalui proses komunikasi. Kemampuan manusia dalam membangun tradisi kebudayaan, dalam menciptakan pemahaman tersendiri mengenai realita yang diwariskan kepada generasi
penerus sangat bergantung pada bahasa dan komunikasi, seperti contoh jika kita kaitkan dengan konsep etnografi komunikasi yang mencoba untuk menemukan hubungan antara bahasa, komunikasi serta kebudayaan

KeywordsEtnografi Komunikasi, slametan, tingkeban, tradisi
Citation Key2760
You are here