süperbetin süperbetin
superbetin deneme bonusu veren siteler
ankara escort escort ankara escort
1xbet Yeni Giriş Adresi 2022
1 xbet
1xbet
escort istanbul

SCGS Menyelenggarakan Webinar ‘Masa Depan Demokrasi dan Perdamaian di Myanmar’

anadolu yakası escort bostancı escort bostancı escort bayan kadıköy escort bayan kartal escort ataşehir escort bayan ümraniye escort bayan
ataşehir escort

halkalı escort avrupa yakası escort şişli escort avcılar escort esenyurt escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort avcılar escort esenyurt escort ataköy escort istanbul escort

güvenilir bahis siteleri

Pada awal Februari tahun 2021 terjadi kudeta di Myanmar. Militer tidak menerima hasil pemilu yang dilaksanakan pada November 2020 yang memenangkan National League of Democratics (NLD) pimpinan oleh Aung San Suu Kyi. Pada pemilu tersebut, NLD berhasil meraih 396 kursi dari 476 kursi yang diperebutkan di parlemen. Namun, kemenangan ini ditolak oleh militer dan militer mengambilalih pemerintahan Myanmar secara inkonstitusional. Hal ini menyebabkan Myanmar mengalami krisis demokrasi. Berbagai gelombang demontrasi terjadi di Myanmar. Krisis ini menimbulkan berbagai macam reaksi dari dunia internasional, termasuk ASEAN sebagai organisasi regional.
Fenomena yang terjadi di Myanmar menarik untuk didiskusikan. Terlebih tentang bagaimana keberlangsungan demokrasi dan perdamaian di Myanmar di masa mendatang. Oleh karena itu, Soedirman Center for Global Studies (SCGS) menyelenggarakan diskusi webinar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang apa yang terjadi di Myanmar dengan tema “Masa Depan Demokrasi dan Perdamaian Myanmar” pada tanggal 22 Maret 2021. Dalam webinar ini, SCGS menghadirkan narasumber yaitu Novita Putri Rudiany, S.Hub.Int., MA (dosen Hubungan Internasional, Universitas Pertamina) dan Nurul Azizah Zayzda, S.IP, M.A (dosen Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman/Peneliti SCGS). Kedua narasumber membahas peristiwa yang terjadi di Myanmar dengan pendekatan berbeda. Novita membahas tentang kondisi politik domestic Myanmar yaitu tentang hubungan sipil dan militer di Myanmar. Sedangkan Nurul membahas tentang peran ASEAN dengan membandingkan sejarah perkembangan demokrasi dan perdamaian di Myanmar dan evolusi ASEAN dalam membangun rezim Hak Asasi Manusia.

Peserta diskusi webinar antusias mendengarkan pemaparan narasumber dan mendiskusikan berbagai hal mengenai demokrasi di Myanmar melalui sesi tanya jawab yang ada di zoom room meeting atau di live youtube. Diskusi berjalan lancar dengan moderator Kholifatus Saadah, S.Hub.Int, M.Hub.Int. (dosen Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman/Peneliti SCGS). SCGS berharap diskusi ini mampu memberikan pengetahuan untuk para peserta. Untuk yang belum mengikuti diskusi dapat melihat rekaman Webinar di youtube HI UNSOED melalui link berikut.

HI Hebat!

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.