süperbetin süperbetin
superbetin deneme bonusu veren siteler
ankara escort escort ankara escort
1xbet Yeni Giriş Adresi 2022
1 xbet
1xbet
escort istanbul

Rhizome Gelar Bedah Buku Keragaman dan Perbedaan

anadolu yakası escort bostancı escort bostancı escort bayan kadıköy escort bayan kartal escort ataşehir escort bayan ümraniye escort bayan
ataşehir escort

halkalı escort avrupa yakası escort şişli escort avcılar escort esenyurt escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort avcılar escort esenyurt escort ataköy escort istanbul escort

güvenilir bahis siteleri

Bertempat di Aula Fisip Unsoed, Rabu 5 Oktober 2016, Unit Kegiatan Mahasiswa/UKM Rhizome menyelenggarakan Bedah Buku karya Al-Makin yaitu Keragaman dan Perbedaan (Budaya dan Agama dalam Lintas Sejarah Manusia). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ahmad Sabiq, M.A., Pembina UKM Rhizome Dr. Haryadi serta seratusan mahasiswa yang telah menanti sejak pagi.

Wakil Dekan III sangat mengapresiasi kegiatan ini, terlebih dapat menambah wawasan para mahasiswa. Keragaman dan perbedaan merupakan sunatullah namun dalam praktik tidak semudah yang dibayangkan. Buku ini mengajak untuk melihat berbagai sudut pandang dalam memahami teologi dan doktrinasi. Justru majunya suatu peradaban muncul karena adanya keterbukaan bukan menutup diri dengan budaya baru, tutur Ahmad Sabiq.

Al Makin mencoba mengajak untuk mengenali bagaimana para pemikir masa lampau bertanya dan menjawab tentang dunia, alam semesta dan Penciptanya. Kreasi dan kemampuan berfikir itulah, menurut penulis, mampu mendorong manusia dalam perkembangan tradisi keimanan, pengetahuan hingga mendapatkan peradaban tertinggi di masanya.

Pembedah pertama pada kegiatan ini yaitu Haryadi, Ph.D. (Akademisi Fisip Unsoed). Pemerhati budaya Islam popular ini memandang bahwa konsep beragama berbeda dengan konsep fisika ataupun matematika, konsep agama disini adalah abstrak, dan hal ini mendorong kita untuk bisa berfikir lebih jauh. Sehingga wajar terdapat penafsiran sesuai dengan zamannya.

Dr. Abdul Basit, M.Ag (Direktur Pascasarjana IAIN Purwokerto) sebagai pembedah kedua. Beliau menambahkan bahwa terdapat paradigma baru dalam melihat kajian islam, yakni dari sejarahnya. Sehingga ada kesatuan nilai antara teks dan konteks. Selanjutnya pemahaman nilai-nilai agama tidak mudah disalahgunakan, apalagi hanya sekedar politik praktis.

Rhizome FISIP, Maju Terus Pantang Menyerah !

 

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.