Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Studi Tentang Perempuan Lanjut Usia Buruh Industri Batu Bata Di Desa Panggisari Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara

タイトルStudi Tentang Perempuan Lanjut Usia Buruh Industri Batu Bata Di Desa Panggisari Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsRahma, Aulia
Call NumberSOS.994
Other NumbersF1A014089
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published09/2018
要約

Setiap manusia harus memiliki kegiatan utama bekerja karena dengan bekerja mereka akan mendapatkan uang yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Seseorang yang dapat bekerja tidak hanya laki-laki namun juga perempuan, tidak hanya masyarakat yang dalam usia angkatan kerja namun hingga lanjut usia. Seperti yang terlihat di industri pembuatan batu bata di desa Panggisari kecamatan Mandiraja kabupaten Banjarnegara. Pada industri batu bata di Panggisari banyak perempuan yang sudah berusia lanjut menjadi buruh pembuat batu bata. Penelitian ini bertujuan mengetahui lebih dalam tentang perempuan lanjut usia yang memilih menjadi buruh industri batu bata dan mengetahui interaksi yang terbangun di dalam industri antar sesama buruh perempuan dan antara buruh dengan juragan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan yang dipilih sebanyak tujuh orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif (Miles dan Huberman). Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang perempuan lanjut usia yang bekerja sebagai buruh batu bata. Perempuan lanjut usia yang menjadi buruh batu bata memiliki alasan mengapa mereka memilih menjadi buruh batu bata, yaitu karena kurangnya penghasilan yang didapat oleh suami, kemudian memaksa mereka harus bekerja dan karena minimnya pendidikan dan ketrampilan yang dimiliki maka mereka hanya dapat bekerja sebagai pembuat batu bata karena untuk menjadi buruh batu bata tidak memerlukan keahlian khusus. Upah yang sangat minim membuat mereka harus pandai membagi uang untuk dapat mencukupi seluruh kebutuhan. Jika kebutuhan mendesak mereka terpaksa meminjam uang kepada sesama buruh atau kepada pemilik industry Hubungan atau relasi yang baik antara sesama buruh dan antara buruh dengan pemilik industri membuat mereka dapat saling tolong menolong untuk dapat tetap bertahan hidup ditengah perkembangan zaman yang semakin pesat.

キーワードbatu bata, Buruh perempuan, lansia
Citation Key3527