Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Peran Dukun Bayi Dalam Merawat Ibu Hamil Dan Bayi Di Desa Pasirmuncang Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas

タイトルPeran Dukun Bayi Dalam Merawat Ibu Hamil Dan Bayi Di Desa Pasirmuncang Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsOktary, Regina
Call NumberSOS.969
Other NumbersF1A012092
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published06/2018
要約

Fenomena permasalahan kesehatan ibu dan anak di Indonesia merupakan masalah yang masih ada sampai saat ini. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya program kesehatan yang diterapkan dan terus dikembangkan belum berjalan dengan baik, baik itu program kesehatan baru maupun program kesehatan hasil modifikasi program lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukun bayi dalam merawat ibu hamil dan bayi dan perawatan-perawatan yang dilakukan dukun bayi dalam merawat ibu hamil dan bayi. Penelitian ini menggunakan teori peran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Pasirmuncang Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Sasaran utamanya adalah dukun bayi dan sasaran pendukungnya ibu hamil, ibu pasca melahirkan dan ibu yang pernah menggunakan jasa dukun bayi. Teknik penentuan infoman yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. . Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan peran dukun bayi yang tidak lagi menolong persalinan melainkan hanya melakukan perawatan ibu dan bayi selama masa nifas. Pembersihan ari-ari bayi yang di lakukan dukun bayi tidak lama setelah bayi lahir yang kemudian menempatkan ari-ari ke dalam kendil dan di kubur di sekitar halaman rumah. Pemijatan pada bayi setelah bayi sampai di rumah sampai 7 hari dan kemudian di lanjutkan saat bayi berumur 40 hari. Saat bayi berusia 40 hari dilakukan cukuran rambut bayi yang kemudian di lakukan wisuh atau memandikan bayi yang di lakukan oleh dukun bayi. Kesimpulannya bahwa peran dukun bayi di Desa Pasirmuncang Purwokerto Barat dalam merawat ibu hamil dan bayi merupakan perawat yang dipercaya dan disegani oleh masyarakat setempat. Peranan dukun bayi muncul sejak awal kehamilan sampai kelahiran, seperti dalam upacara tujuh bulan yang sering disebut dengan istilah mitoni dukun bayi menjadi pemimpin jalannya upacara. Perawatan yang dilakukan oleh dukun bayi diantaranya yaitu perawatan sebelum melahirkan yaitu mengurut ibu hamil atau disebut dengan istilah ngoyog yang bertujuan untuk mengetahui dan membetulkan letak bayi. Sedangkan perawatan dukun bayi paska melahirkan yaitu yang dilakukan oleh dukun bayi seperti 7 hari paska melahirkan sang dukun bayi membawakan ramuan jamu yang bermanfaat untuk melancarkan ASI dan mengurut ibu dan bayi, perawatan tali pusat, perawatan ari-ari, memandikan bayi selama beberapa hari dan acara nyukur (mencukur rambut bayi) serta wisuh atau disebut dengan istilah kobok di hari ke 40.

キーワードDukun Bayi, Ibu Pasca Melahirkan dan Bayi, Perawatan Ibu Hamil
Citation Key3436