Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Makna Ganja Dan Ilegalisasi Ganja (Studi tentang Pandangan Pengguna Ganja Memaknai Ganja dan Ilegalisasi Ganja, di Kota Purwokerto, Solo dan D.I.Y.)

タイトルMakna Ganja Dan Ilegalisasi Ganja (Studi tentang Pandangan Pengguna Ganja Memaknai Ganja dan Ilegalisasi Ganja, di Kota Purwokerto, Solo dan D.I.Y.)
Publication TypeStudent Thesis
Authorsdi Makna Ganja Dan Ilegalisasi Ganja(Studi tentang Pandangan Pengguna Ganja Memaknai Ganja dan Ilegalisasi Ganja, Kota Purwoker
Call NumberSOS.859
Other NumbersF1A011026
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published03/2017
要約

Skripsi yang berjudul “MAKNA GANJA DAN ILEGALISASI GANJA (Studi tentang Pandangan Pengguna Ganja Memaknai Ganja dan Ilegalisasi Ganja – di Kota Purwokerto, Solo dan D.I.Y.)” ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan verstehen (pemahaman/penghayatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ketidaktahuan menjadi sebuah pengetahuan yang ilmiah. Rangkaian pencarian data dilakukan melalui proses wawancara mendalam dan observasi guna mengetahui seperti apa pemaknaan pengguna ganja terhadap ganja dan ilegalisasi ganja dalam konteks penggunaan ganja sebagai kebutuhan rekreasional maupun pengobatan dari perspektif (sudut pandang) masing-masing penggunanya. Hasil dari penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan wacana, serta menambah wawasan dan cakrawala pengetahuan bagi peneliti khususnya, dan bagi masyarakat luas umumnya. Penelitian ini menganalisis mengenai fenomena penggunaan ganja yang meliputi; (1) motivasi penggunaan ganja, (2) efek penggunaan ganja, sehingga sampai pada tahap (3) makna ganja dan ilegalisasi ganja bagi pengguna ganja. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Metode analisis kualitatif pada penelitian ini berpedoman pada model analisis interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa pengguna ganja memaknai ganja sebagai penopang peradaban, tanaman ganja mempunyai peran yang vital dalam dinamika kebutuhan hidup manusia yang terus bergerak dinamis sepanjang zaman. Pengguna ganja memaknai ilegalisasi ganja sebagai sebuah bentuk diskriminasi terhadap tanaman ganja dan penggunanya. Pengguna ganja masing-masing memiliki keunikan tersendiri dalam menyalurkan reaksi dari penggunaan ganja, sebagai sarana spiritualitas, melakukan perenungan, penghilang rasa penat, bahkan menjadi “teman” kala berimajinasi untuk menghasilkan sebuah karya. Pengguna ganja sama sekali tidak merasakan ketergantungan/kecanduan. Pada hakikatnya, tidak ada istilah pengkategorian dalam penggunaan ganja sebagaimana pengguna ganja medis ataupun pengguna ganja rekreasional yang dikategorikan dalam penelitian ini. Awal adanya pengelompokan pengguna tersebut muncul sebab adanya sebuah kebijakan yang mendiskriminasi penggunaan ganja mariyuana dengan cara dihisap, sehingga kebijakan ilegalisasi ganja menyebut penggunaan mariyuana dengan cara dihisap adalah bentuk penyalahgunaan dari ganja. Padahal, penggunaan ganja sejatinya memang dilakukan dengan cara dihisap, begitu nenek moyang kita mewariskan ajarannya kepada kita. Adapun maksud dari pengkategorian yang dilakukan oleh peneliti ialah untuk memberikan deskripsi yang kontras mengenai kesalahpahaman yang selama ini dimaknai oleh kebanyakan orang.

キーワードefek penggunaan ganja, makna ganja, makna ilegalisasi ganja., motivasi penggunaan ganja
Citation Key3009