Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Kinerja Balai Latihan Kerja dalam Penyelenggaraan Pelatihan Kerja di Kabupaten Banyumas

タイトルKinerja Balai Latihan Kerja dalam Penyelenggaraan Pelatihan Kerja di Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsRiyadi, Epri
Call NumberANE.912
Other NumbersF1B011045
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published04/2016
要約

Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia semakin kompleks. Fakta menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan secara nasional mengalami penurunan. Tahun 2014 sebesar 55.50% turun sebesar 0.81% dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 56.31%. Indikator utama yang kurang baik dalam indeks pembangunan ketenagakerjaan tahun 2014 adalah pelatihan kerja, produktivitas tenaga kerja, hubungan industrial dan kondisi lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Balai Latihan Kerja dalam Penyelenggaraan Pelatihan Kerja di Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian dilakukan di BLK Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Model Kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan untuk memperoleh data penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan kinerja BLK Kabupaten Banyumas belum optimal. Aspek input instruktur belum memadai baik secara kualitas dan kuantitas. Antusias peserta pelatihan cukup tinggi, namun kendala sejauh ini pemahaman peserta tentang tata tertib masih kurang serta peserta mengundurkan diri karena memilih bekerja. Program kegiatan pelatihan direncanakan dan diputuskan melalui Musrembang belum melalui analisis kebutuhan pasar, anggaran kegiatan meningkat, namun paket pelatihan menurun, ketersedian sarana dan prasarana belum memadai. Aspek process, sosialisasi pelatihan belum efektif, sehingga banyak masyarakat yang belum tahu keberadan BLK, penyelenggaraan belum optimal karena aspek input belum memadai. Aspek output, peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan motivasi, namun terbatas karena pelatihan kerja di BLK Kabupaten Banyumas masih pada tingkat dasar. Selain itu, modal menjadi salah satu kendala yang bagi peserta dan alumni yang ingin membangun usaha atau mengembangkan usaha.
Kata Kunci: Balai Latihan Kerja, Kinerja, Pelatihan Kerja

SUMMARY
Employment problem in Indonesia is increasingly complex. The fact shows that the index of development of National Employment decline. 2014 of 55.50% down by 0.81% compared by 2013 to reach 56.31%. The main indicators are unfavourable in the development index of employment by 2014 is job training, productivity of labour, industrial relations and the conditions of the work environment. This research aims to analyze the performance of a work Practice Hall in Banyumas Regency job training. The location of the research done at the Regency BLK Banyumas. This type of research is Qualitative Research Model by using descriptive analysis. The selection of purposive sampling technique using informants and to obtain research data using interviews, observation and documentation. While the data analysis techniques using interactive analysis model is. The research results showed the performance of BLK Banyumas. Aspects of input instructor have not been adequate both in quality and quantity. Enthusiastic participants is enough high, but so far the participants understanding of the constraints on the code of conduct is still lacking and participants withdrew due to choose work. Training programs are planned and decided upon via the haven't Musrembang through the analysis of market needs, budget activity increased, but decreased training package, the availability of facilities and infrastructure are not yet adequate. Aspects of the process, socialization training has not been effective, so many people who do not know the existence of the BLK, the implementation is not optimal due to inadequate input aspect. Aspects of the output, the trainees acquire knowledge, skills and motivation, but are limited due to job training in Banyumas Regency BLK still at a basic level. In addition, the capital becomes one of the obstacles for participants and alumni who want to build or develop businesses.
Keywords: Job Training, Job Training Centre, Performance

キーワードBalai Latihan Kerja, Kinerja, Pelatihan Ker
Citation Key2667