Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Implementasi Kebijakan Penataan Ruang untuk Memenuhi Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan di Kabupaten Banjarnegara

タイトルImplementasi Kebijakan Penataan Ruang untuk Memenuhi Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan di Kabupaten Banjarnegara
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsRistianto, Indra
Call NumberANE P.011
Other NumbersF1B111041
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published06/2016
要約

Penelitian ini berjudul “lmplementasi Kebijakan Penataan Ruang Untuk Memenuhi Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan di Kabupaten Banjarnegara”. Kebijakan penataan ruang ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di wilayah Perkotaan Banjarnegara sebesar 30% sesuai dengan Undang – Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang dan Peratuan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 11 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011 – 2031. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan minimal ruang terbuka hijau Perkotaan Banjarnegara sebesar 30% pada tahun 2031 mendatang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana proses implementasi kebijakan penataan ruang untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di wilayah Perkotaan Banjarnegara. Untuk mengetahui proses implementasi peneliti menggunakan teori Randall B. Ripley dengan pendekatan compliance. Pendekatan compliance dipilih karena salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah kebijakan adalah kepatuhan pelaksana kebijakan serta dalam mematuhi standar dan sasaran kebijakan yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pemilian informan purposive sampling. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan metode analisis interaktif menurut Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menyajikan fakta para pelaksana kebijakan telah menjalankan kewajiban sesuai dengan tugas dan pokok masing – masing. Pemerintah juga membangun ruang terbuka hijau baru sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau. Dalam hal ini keterlibatan masyarakat juga terlihat melalui terbentuk dan tergabungnya masyarakat dalam Forum Komunitas Hijau Kabupaten Banjarnegara, hal tersebut juga tercermin melalui keterlibatan masyarakat dan pihak swasta melalui pengawasan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses implementasi kebijakan penataan ruang untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di wilayah Perkotaan Banjarnegara telah berjalan dengan baik, hal tersebut ditandai dengan telah dilaksanakannya tugas pokok dan fungsi dari masing – masing stakeholders yang terlibat dan adanya penambahan ruang terbuka hijau serta pengembangan ruang ruang terbuka hijau eksisting di wilayah Perkotaan Banjarnegara.
Kata kunci : Implementasi, Penataan Ruang, Ruang Terbuka Hijau, Perkotaan
SUMMARY
This research entitled "Spatial Planning Policy implementation To Meet Needs of Urban Green Open Space in Banjarnegara District". Spatial planning policies are intended to meet the needs of open green space in the area of Urban Banjarnegara by 30% in accordance with Law Number 26 Year 2007 on Spatial Planning and The Norm of the Banjarnegara Regency No. 11 of 2011 on Spatial Planning Banjarnegara Year 2011-2031 . Given this policy is expected to meet the minimal needs of Banjarnegara Urban green open space by 30% by the year 2031.
The purpose of this study was to determine and describe how the implementation process of spatial planning policy to meet the needs of open green space in the Banjarnegara urban area. To find out the implementation process researchers use theory Randall B. Ripley approach to compliance. Compliance approach chosen because one of the factors that influence the success of a policy is implementing compliance policies and standards and to comply with applicable policy objectives. The method used is descriptive qualitative method, with the election of informant purposive sampling techniques. While the methods of analysis used method is to use interactive analysis by Miles and Huberman.
The results of the research presents the facts of the implementers of policies have been run in accordance with the duties and obligations of the principal. The government has also built a new green open space in an effort to meet the needs of green open space. In this case the community involvement is also seen through the formed and incorpora- community in Green Community Forum Banjarnegara Regency, it is also reflected through the involvement of civil society and the private sector through monitoring and utilization of green open space.
The conclusion of this study indicate that the process of implementing spatial planning policies to meet the needs of open green space in the area of Urban Banjarnegara has gone well, it is characterized by has been the implementation of the duties and functions of each - each stakeholders involved and the addition of green open space and development of open green space of the existing space in the urban area Banjarnegara
Keywords : Implementation, Spatial Planning, Green Open Space, Urban.

キーワードimplementasi, Penataan Ruang, Perkotaan, Ruang Terbuka Hijau
Citation Key2756