süperbetin süperbetin
superbetin deneme bonusu veren siteler
ankara escort escort ankara escort
1xbet Yeni Giriş Adresi 2022
1 xbet
1xbet
escort istanbul

FISIP Unsoed Adakan Kuliah Umum Sosiologi Sampah dari Dosen Universitas Malaysia

anadolu yakası escort bostancı escort bostancı escort bayan kadıköy escort bayan kartal escort ataşehir escort bayan ümraniye escort bayan
ataşehir escort

halkalı escort avrupa yakası escort şişli escort avcılar escort esenyurt escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort beylikdüzü escort avcılar escort esenyurt escort ataköy escort istanbul escort

güvenilir bahis siteleri

Upaya pengayaan materi dan pengayaan wawasan serta materi bagi mahasiswa FISIP Unsoed terus dilakukan. Setelah awal bulan lalu  menghadirkan kuliah tamu dari dosen Jindal Global Law School India dan Royal University of Pnom Penh, Jum’at (20/10) lalu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman kembali menyajikan kuliah tamu  ilmuwan dari universitas luar negeri, Dr. Afrizal Anwar. M.Sc., Dosen dan peneliti dari Universitas Malaysia Sabah ini pakar Sosiologi Lingkungan. Beliau banyak mengkaji tentang pengelolaan sampah.

Kuliah umum yang diadakan di sela-sela ujian tengah semester ini dihadiri mahasiswa dari 5 jurusan yang ada di FISIP Unsoed. Hadir pula beberapa dosen peminat dan pemerhati pengelolaan sampah berbasis masyarakat, karena dapat dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif di lingkungan masyarakat.

Mengawali paparannya Dr. Anwar menyampaikan bahwa pengelolaan sampah akan menjadi kajian kering bila hanya ditinjau dari kacamata ilmu lingkungan. Studi ini akan menjadi lebih kaya  bila dikaji secara sosiologis. Dalam materi kuliah yang bertajuk “ Local Community Participation in Waste Management: the Role of Social Institution, Leadership and Social capital,” Dr. Afrizal menjelaskan bahwa hubungan sosiologi dengan lingkungan sangatlah erat. Banyak sekali permasalahan muncul akibat kurangnya pemahaman terhadap persoalan komunitas. Hanya melihat aspek pengelolaan teknisnya saja. Padahal dalam pengelolaan lingkungan perlu adanya penglibatan komunitas. Komunitas memiliki modal social yang bisa terus dikuatkan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahn di masyarakat termasuk persoalan sampah. Penglibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah dalam temuan beliau  telah membuahkan hasil meningkatnya partisipasi masyarakat , meningkatnya kesepaduan dan harmoni, meningkatnya kemampuan masyarakat melalui “transformative learning”, mengurangi beban keuangan dan administratif serta meningkatkan pendapatan kolektif.

Maju terus FISIP Unsoed….Pantang Menyerah….!!!

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.