Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Inisiasi Membangun Join Research and student exchange dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fisip Unsoed, 6 Agustus 2012, diselenggarakan diskusi upaya merealisasikan kerjasama dengan Perguruan Tinggi Luar  Negeri. Pada kesempatan kali ini, Dekanat mengundang  Ir. Agus Margiwiyatno, MS., Ph.D  Direktur AIRO (Alumni and Internasional Relation Office) Unsoed. AIRO sebagai payung kerjasama ditingkat Universitas diharapkan memfasilitasi Tim Kerjasama Fisip. 
Drs. Masrukin , M.Si, Pembantu Dekan I Fisip dalam sambutan menyatakan bahwa rintisan kerjasama luar negeri sebenarnya sudah berjalan. Tahun 2011 Tim Kerjasama Fisip melakukan kunjungan ke University of Malaysia, Vinh University (Vietnam) serta Hebei University di China.  Saat ini tim sudah menjalin kontak dengan beberapa perguruan tinggi Princa of Songkla University dan Chulalongkorn University di Thailand, Chinese University of Hongkong sertaPeking University di China. Kedepan diharapkan terjadi kesinambungan kerjasama pada tingkat join research dan student exchange.
Ir. Agus Margiwiyatno, MS., PhD  memaparkan tentang tugas dan fungsi lembaga AIRO. Lembaga ini merupakan amanat dari visi misi UNSOED tentang World Class Civic University (WCCU).  WCCU berarti bahwa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat regional tetapi ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut harus dapat diaplikasikan secara global. Hal inilah yang mengharuskan suatu perguruan tinggi ‘unique’, kekhasan  yang harus diwartakan hingga mendapatkan pengakuan global.
Uniqueness Fisip Unsoed harus mendatangkan keuntungan bagi institusi.  Kegiatan Join research juga berdasar pada Uniqueness ini.  Selanjutnya hasil research diharapkan masuk jurnal ilmiah/data base internasional secara masiv.  Cepat atau lambat aktifitas ini akan membawa Fisip Unsoed ke tingkat global. Demikian pula dengan student exchange, diharapkan mampu mendukung Fisip Unsoed menjadi World Class Civic University.
Menurut Direktur AIRO, ada arahan Rektor Unsoed yang harus diperhatikan dalam rangka internasionalisasi perguruan tinggi yaitu pertama mobilisasi dosen dengan menarik mahasiswa dan dosen dari negara lain untuk studi visit, degree program, seminar maupun melakukan riset di UNSOED. Komponen berikutnya yaitu Internasionalisasi penguatan kurikulum diantaranya dapat dilakukan dengan menawarkan pilihan kurikulum khusus terhadap mahasiswa asing.  Komponen ke tiga adalah internasionalisasi program studi diantaranya bisa dilakukan dengan join degree program dan menyelenggarakan kelas persiapan mahasiswa Indonesia yang akan studi ke Luar Negeri.  Komponen ke empat yang harus diperhatikan adalah tentang Organisasi yaitu dengan melembagakan setiap program internasional yang dilaksanakan untuk memudahkan dan memiliki kepastian.
Inisiasi  membangun join research and student exchange merupakan aktifitas kolektif. Kerjasama berbagai pihak sangat menentukan keberhasilan program ini.

You are here