Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Studi Kasus Analisis Konflik Politik Antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri Dalam Kasus “Cicak Versus Buaya Jilid Ketiga”

TitleStudi Kasus Analisis Konflik Politik Antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri Dalam Kasus “Cicak Versus Buaya Jilid Ketiga”
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAbadi, Muhammad Surya
Call NumberPOL.462
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published03/2017
Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri pada tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan studi kasus. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis kualitatif deksriptif, dalam model analisis interaktif Miles dan Haberman. Penelitian ini berfokus untuk memaparkan faktor kontekstual penyebab konflik antara KPK dan Polri. Sasaran yang dituju pada penelitian ini adalah KPK dan Polri serta organisasi yang terkait. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian divalidasi dengan metode trianggulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konflik yang terjadi antara KPK dan Polri pada tahun 2015 merupakan konflik politik. Konflik politik yang bermula dari kebijakan KPK dalam menetapkan tersangka kasus rekening gendut yaitu Komjen Budi Gunawan. Terdapat tiga faktor yang menyebabkan konflik ini yaitu timpang tindih tugas pokok dan fungsi, perbedaan birokrasi, dan momentum politik yang tidak tepat. Akhirnya penelitian ini menghasilkan kesimpulan perlunya spesialisasi tugas pokok dan fungsi serta penyamaan prosedur di setiap lembaga pemerintahan.

KeywordsCicak Buaya, Konflik Politik, studi kasus
Citation Key2993
You are here