Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Strategi Komunikasi Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) Cabang Purwokerto dalam Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks

TitleStrategi Komunikasi Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) Cabang Purwokerto dalam Sosialisasi Pencegahan Kanker Serviks
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsSari, Silvia Ariya Mareta
Call NumberKOM.793
Other NumbersF1C012060
Publisheruniversitas jenderal soedirman
Place Publishedpurwokerto
Year of Publication2016
Date Published09/2016
Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular, namun semakin hari jumlah
penderitanya semakin meningkat. Di antara berbagai jenis kanker, kanker serviks
adalah jenis kanker pembunuh nomor satu di Indonesia dan hingga saat ini angka
kejadiannya terus meningkat. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat
mengenai gejala awal kanker serviks menyebabkan banyaknya penderita kanker
yang terlambat ditangani. Begitu pula di Purwokerto dan sekitarnya, angka kejadian kanker serviks meningkat setiap tahunnya. Salah satu solusi untuk menangani masalah tersebut yaitu dengan dilakukannya sosialisasi mengenai pencegahan kanker serviks. Urgensi dari penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangan wawasan mengenai cara komunikasi dalam menangani pencegahan dini kanker serviks. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan dalam melakukan sosialisasi pencegahan dini kanker serviks yang dilakukan oleh Yayasan Peduli Kanker Indonesia Cabang Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk melakukan sosialisasi pencegahan dini kanker serviks, Yayasan Peduli Kanker Indonesia Cabang Purwokerto menggunakan strategi komunikasi sebagai berikut: menentukan peserta sosialisasi, melakukan pendekatan langsung kepada peserta sosialisasi, menjalin mitra dengan bidan desa dan rumah sakit, serta menentukan pemilihan media melalui penggunaan pamflet dan media sosial. Permasalahan yang dihadapi dalam proses sosialisasi sejauh ini adalah masyarakat Purwokerto masih merasa takut dan malu untuk melakukan pengecekan dini kanker serviks karena kanker serviks dipersepsikan sebagai sesuatu yang tabu dan memalukan.
Disisi lain, frekuensi kegiatan sosialisasi juga dirasa kurang intensif untuk menjangkau perubahan perilaku sasaran sosialisasi, belum adanya bentuk pendekatan pada faktor eksternal atau orang-orang terdekat serta kurangnya pemanfaatan media lain untuk menunjang kegiatan sosialisasi sehingga sosialisasi
ini hanya menerpa penambahan wawasan masyarakat mengenai kanker serviks

KeywordsKanker Serviks, Pencegahan Dini Kanker Serviks, Sosialisasi, Strategi Komunikasi
Citation Key2817
You are here