Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pernikahan Dini (Studi tentang Kehidupan Rumah Tangga Pasangan Nikah Muda di Desa Karanganyar Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap)

TitlePernikahan Dini (Studi tentang Kehidupan Rumah Tangga Pasangan Nikah Muda di Desa Karanganyar Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsHandini, Dwi
Call NumberSOS.668
Other NumbersF1A009068
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published01/2015
Abstract

Undang-Undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan
adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami-istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Undang-Undang Perkawinan juga menetapkan usia minimal perempuan menikah adalah 16 tahun sedangkan laki-laki 19 tahun. Pasangan yang akan melangsungkan pernikahan dalam usia yang belum mencukupi undang-undang tersebut harus menyertakan ijin dari orang tua. Kenyataannya pernikahan di bawah umur yang dilakukan oleh remaja di Desa Karanganyar banyak terjadi. Para remaja di Desa Karanganyar sudah banyak yang menikah.
Meskipun dilihat dari dari segi ekonomi masyarakat Desa Karanganyar sudah mulai maju, dan tingkat pendidikannya pun sudah hampir merata. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah tentang kehidupan rumah tangga pasangan nikah muda di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi pasangan melakukan pernikahan dini, dampak ekonomi, psikologis, kesehatan, dan sosial dari pasangan nikah muda, serta strategy of survival yang dilakukan pasangan nikah muda di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, metode pengumpulan data dilakukan dalam bentuk wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi.Sasaran utama dalam penelitian ini adalah pasangan suami istri yang menikah muda, sasaran pendukungnya adalah orangtua pasangan, tetangga, serta tokoh masyarakat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan analisis data secara kualitatif yang dilakukan secara interaktif melalui tiga komponen analisis yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan verifikasi. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, motivasi seseorang melakukan pernikahan dini karena keinginan sendiri, membantu keuangan, kasus MBA(married by accident). Dampak dari pernikahan dini yaitu sering terjadi konflik terutama masalah ekonomi, masalah kesehatan bagi ibu muda, keadaan psikologi yang belum siap dalam kehidupan berumah tangga, serta adanya anggapan negatif dari lingkungan sekitar. Strategi yang dilakukan pasangan yang menikah muda yaitu dengan cara musyawarah dengan suami atau istri mereka sehingga dapat ditemukan jalan keluarnya.
Untuk meminimalisir banyaknya remaja yang melakukan pernikahan dini, maka pemerintah harus mengadakan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi atau pendidikan seks kepada para remaja, selain itu dapat dilakukan seminar umum tentang bahaya menikah muda. Orangtua juga berperan penting dalam memberikan pengarahan terhadap anaknya mengenai bahaya menikah muda, agar anaknya tidak melakukan pernikahan usia muda.

Keywords-
Citation Key1987
You are here