Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Perilaku Pemilih Komunitas Suporter Sepakbola Aremania pada Pemilihan Umum Walikota Malang Tahun 2013

TitlePerilaku Pemilih Komunitas Suporter Sepakbola Aremania pada Pemilihan Umum Walikota Malang Tahun 2013
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsMubarok, Ainul Gillang
Call NumberPOL.344
Other NumbersF1D010020
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto, Jawa Tengah Indonesia
Year of Publication2014
Date Published12/2014
Publication LanguageBahasa Indonesia
Abstract

Penelitian ini berjudul “Perilaku Memilih Komunitas Suporter Sepakbola Aremania Pada Pemilihan Umum Walikota Malang Tahun 2013”. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana perilaku memilih komunitas Aremania pada Pilwakot Malang tahun 2013, dan untuk mengetahui faktor -faktor apa saja yang memengaruhi perilaku memilih Komunitas Aremania pada Pilwakot Malang tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Penelitian ini dilakukan di Kota Malang sebagai pusat dari Komunitas Aremania serta sebagai kota yang unik dan berbeda dengan penyelengaraan Pilwakot di daerah lain, karena pada Pilwakot Malang tahun 2013 banyak kontestan Pilwakot yang menggunakan nama atau identitas klub sepakbola Arema dan Komunitas Aremania dalam tagline kampenyenya.
Pada pemilihan umum walikota Malang tahun 2013, Komunitas Aremania menjadi target politik praktis dari para calon walikota untuk meraih suara dari anggota komunitas ini. Perilaku memilih pada komunitas Aremania independen, tidak ada paksaan dalam komunitas untuk memilih calon walikota. Dari tokoh Komunitas Aremania memang tidak ikut memihak salah satu calon walikota dan tidak ada paksaan mengenai pilihan politik anggota Komunitas
Aremania, akan tetapi di akar rumput masih banyak ditemui anggota komunitas Aremania membawa nama Aremania pada Pilwakot Malang tahun 2013. Adapun faktor -faktor yang mempengaruhi perilaku memilih, terutama dari faktor lingkungan atau environment determinist Komunitas Aremania , diantaranya adalah: 1) Tokoh pada Komunitas Aremania tidak ikut langsung untuk mendukung salah satu calon pada Pilwakot Malang tahun 2013; 2) Relasi antara PT. Arema Cronus dengan Komunitas Aremania tidak dimanfaatkan dalam bidang politik praktis; 3) Tidak adanya keseriusan dalam komunikasi politik dari calon walikota terhadap Komunitas Aremania yang ingin memobilisasi massa Aremania untuk dijadikan dukungan; 4) Tidak adanya aturan hukum yang mengikat serta tidak ada badan hukum dari komunitas yang berhak member sanksi ketika nama Aremania di catut ke dalam dunia politik praktis. Sehingga penggunaan nama Aremania pada dunia politik praktis masih tetap ada pada Pilwakot Malang tahun 2013, dan belum ada upaya untuk menanggulangi hal tersebut.

Keywordskomunitas, pemilihan umum kepala daerah, Perilaku Memilih
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1965
You are here