Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pemasaran Politik Pasangan Budhi Sarwono Dan Syamsudin Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017

TitlePemasaran Politik Pasangan Budhi Sarwono Dan Syamsudin Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsFauzi, Bob Judono Haris Aid Al
Call NumberPOL.535
Other NumbersF1D013041
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published06/2018
Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemasaran Politik Pasangan Budhi Sarwono dan Syamsudin dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun 2017”, bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan proses marketing politik tim pemenangan dan pasangan Budhi Sarwono dan Syamsudin dalam Pemilukada Kabupaten Banjarnegara tahun 2017, serta menjelaskan mengenai proses marketing politik di Desa Wanadadi dan terkait posisi tim pemenangan dan pasangan dalam menghadapi isu etnisitas yang berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Teknik triangulasi data digunakan dalam penelitian ini untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian ini menjelaskan proses marketing politik pasangan Budhi Sarwono dan Syamsudin pada Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pemilukada Kabupaten Banjarnegara tahun 2017. Pemilukada yang merupakan proses elektoral wilayah, memilih kepala daerah di wilayah Provinsi dan Kabupaten atau Kota, yang dipilih secara langsung oleh masyarakat. Pemilukada merupakan pesta demokrasi di daerah dengan memilih pemimpin pada periode selanjutnya. Masing-masing institusi politik memperebutkan tajuk kekuasaan pada proses elektoral ini. Konstelasi demokrasi ini tidak luput dari ilmu marketing. Karena satu konstituen merupakan satu suara memilih. Sehingga masyarakat, dari individu maupun kelompok merupakan objek dari institusi politik yang bertarung di dalam pemilihan umum. Pada Pemilukada Kabupaten Banjarnegara tahun 2017, pasangan Budhi Sarwono dan Syamsudin berserta pasangan menggunakan metode marketing politik dalam memenangkan Pemilukada ini. Tahapan-tahapan yang dilakukan ialah dengan memetakan modal sosial-ekonomi dengan menggunakan perspektif bauran marketing politik yang ada dalam pasangan ini. Perolehan suara yang maksimal ini merupakan sebuah tujuan, sehingga dibutuhkan strategi-strategi yang tepat. Dari perihal kampanye politik, pemaksimalan citra positif pasangan, sampai ke perihal promosi. Selain hal itu, masyarakat sebagai komunitas yang memiliki ciri khas berbeda. Tim dan pasangan membutuhkan segmentasi dan positioning yang tepat. Karena akan berpengaruh pada efisiensi dan efektifitas tim dan pasangan dalam memperoleh perasaan kognitif dari masyarakat. Seperti yang dilaksanakan di Desa Wanadadi, yang menjadi lokus penelitian ini. Dengan isu etnisitas yang marak digunakan oleh tim lawan. Menjadi salah satu segmentasi dari desa ini. Sehingga tim dapat menentukan positioning yang tepat di dalam masyarakat. Dan menentukan pendekatan yang tepat dalam berkomunikasi dengan masyarakat Desa Wanadadi.

KeywordsDemokrasi, etnisitas, Marketing Politik, pemilihan umum kepala daerah
Citation Key3427
You are here