Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga

TitlePelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsBiyantoro, Tri
Call NumberMAP. 042
Other NumbersP2FB13014
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

Salah satu bentuk penghargaan bagi guru yang telah diakui keprofesionalannya adalah dengan pemberian Tunjangan Profesi Guru. Tunjangan profesi dimaksudkan untuk peningkatan mutu guru sebagai penghargaan atas profesionalitas untuk mewujudkan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, antara lain mengangkat martabat guru, meningkatkan kompetensi guru, memajukan profesi guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Model Kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan untuk memperoleh data penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi serta teknik analisis data mengunakan model analisis interaktif. Lokasi penelitian pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga.
Hasil penelitian mengenai pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru di Kabupaten Purbalingga menunjukan bahwa masih rendahnya perencanaan dalam hal perhitungan anggaran yang berakibat sering terjadi kekurangan maupun kelebihan alokasi anggaran pada akhir tahun dan pemahaman kepala sekolah maupun guru-guru yang masih belum baik tentang tunjangan profesi, pengorganisasian khususnya kurangnya kesadaran guru untuk mengisi dan mengoreksi data secara benar dan terverifikasi secara sempurna, sehingga mengakibatkan tidak bisa diterbitkannya SKTPG dan dana yang bersangkutan tidak bisa dicairkan, pelaksanaan pembayaran sering ditemukan banyaknya guru yang sering merubah atau mengganti rekening tabungan dan besaran gaji pokok yang tidak sesuai dengan masa kerja terakhir, serta dalam hal pelaporan dan evaluasi masih ditemukan kelebihan tagihan kepada negara dikarenakan bendahara dalam menjalankan tugas dan fungsinya belum berjalan secara efektif.

KeywordsGuru, Penyaluran, Profesi, Tunjangan
Citation Key3151
You are here