Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Masyarakat VS Tempat Pemrosesan Akhir (Studi Deskriptif tentang Tanggapan Masyarakat Sekitar terhadap Keberadaan TPA Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga)

TitleMasyarakat VS Tempat Pemrosesan Akhir (Studi Deskriptif tentang Tanggapan Masyarakat Sekitar terhadap Keberadaan TPA Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAmin, Prastiwi Gayuh Widyaxsa
Call NumberSOS.857
Publisheruniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published03/2017
Abstract

Kehidupan manusia dengan segala aktivitas yang dilakukan manusia tidak akan terlepas dari sampah. Dengan jumlah produksi sampah tinggi, tetapi penanganan sampah yang kurang, maka hal ini dapat menyebabkan sampah menumpuk. Untuk itu untuk mencegah menumpuknya sampah maka dibutuhkan TPA untuk pemrosesan sampah. Keberadaan TPA di tengah masyarakat akan memberikan dampak yang positif maupun negatif bagi masyarakat sekitarnya. Kehadiran TPA di Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga tentu akan mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitarnya baik kondisi lingkungan, kesehatan, maupun ekonomi masyarakat sekitar TPA.
Penelitian ini berjudul Masyarakat Vs Tempat Pemrosesan Akhir (Studi Deskriptif tentang Tanggapan Masyarakat Sekitar terhadap Keberadaan TPA Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap keberadaan TPA Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, dan menggali penyebab terjadinya penolakan keberadaan TPA di masyarakat Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Sasaran utama dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang tinggal di sekitar TPA, tokoh masyarakat, Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerja Umum. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis berpedoman pada model analisis interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Tanggapan masyarakat Desa Banjaran mengenai keberadaan TPA di Desa Banjaran masyarakat sudah merasa terganggu dan merasa tidak nyaman. Masyarakat menganggap TPA tersebut sudah seharusnya ditutup dan dipindahkan karena kondisinya yang buruk dan sudah hampir penuh. 2) Dampak yang dirasakan masyarakat terhadap keberadaan TPA di Desa Banjaran di antaranya pencemaran air dan udara, gangguan pada kesehatan dan dampak sosial yaitu adanya penolakan masyarakat mengenai keberadaan TPA Desa Banjaran.
Kesimpulan dari hasil penelitian adalah masyarakat di Desa Banjaran menginginkan agar TPA ditutup dan dipindahkan. Masyarakat sekitar merasakan berbagai macam keluhan yang mana diantaranya bau yang tidak sedap dari adanya sampah di TPA tersebut, kemudian adanya pencemaran udara yang dirasakan oleh masyarakat yang menimbulkan sesak dan pusing yang dirasakan masyarakat Sekitar TPA Desa Banjaran. Dari penelitian ini diharapkan masyarakat dapat mengontrol diri dengan dampak negatif dari keberadaan TPA agar tidak ada konflik. Lalu, Pemerintah diharapkan selalu memberikan kompensasi terhadap masyarakat yang dirugikan. Terakhir, pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan dan TPA segera direlokasi.

KeywordsBanjaran, dampak, masyarakat, Tanggapan, TPA
Citation Key3007
You are here