Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Efektifitas Program Aksi Desa Mandiri Pangan di Desa Karangcegak Kecamatan Kutasan Kabupaten Purbalingga

TitleEfektifitas Program Aksi Desa Mandiri Pangan di Desa Karangcegak Kecamatan Kutasan Kabupaten Purbalingga
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsR, Eva Riana Puspa
Call NumberANE.699
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published08/2013
Abstract

Salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan berbasis ketahanan pangan diantaranya dilakukan melalui Program Aksi Desa Mandiri Pangan (Proksi Demapan). Program Aksi Desa Mandiri Pangan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam pengembangan usaha produktif berbasis sumber daya lokal, peningkatan ketersediaan pangan, peningkatan daya beli dan akses pangan rumah tangga, sehingga dapat memenuhi kecukupan gizi rumah tangga, yang akhirnya berdampak terhadap penurunan kerawanan pangan dan gizi masyarakat miskin di perdesaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas Program Aksi Desa Mandiri Pangan yang ada di Desa Karangcegak Kabupaten Purbalingga.
Berdasarkan Model Kesesuaian David C. Korten (1988), efektivitas suatu kebijakan atau program dapat dilihat dari kelompok pemanfaat program, aparat pelaksana dan program itu sendiri. Berdasarkan teori tersebut, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah variabel kemampuan aparat pelaksana (X1) dankebutuhan kelompok pemanfaat program (X2) yang mempunyai pengaruh terhadap efektivitas program (Y), baik secara sendiri – sendiri dan bersama – sama.
Penelitian ini dilakukan di Desa Karangcegak Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga dengan sasaran penelitiannya adalah kelompok afinitas dari Program Aksi Desa Mandiri Pangan. Cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner didukung dengan wawancara dan dokumentasi. Jumlah responden sebanyak 132 responden dengan keseluruhan populasi dijadikan sebagai sampel.
Metode yang digunakan adalah kuantitatif sehingga data – data yang ditampilkan berupa angka – angka. Pengujian hipotesis dianalisis menggunakan metode distribusi frekuensi, analisis Kendall Tau dan Konkordansi Kendall W.
Berdasarkan hasil perhitungan statistik Kendall Tau (t), variable kemampuan aparat pelaksana (X1) mempunyai pengaruh yang tinggi terhadap tingkat efektivitas program Desa Mandiri Pangan yaitu sebesar 0,703,variable kebutuhan kelompok penerima program mempunyai pengaruh yang tinggi terhadap tingkat efektivitas program Desa Mandiri Pangan yaitu sebesar 0,579 dan secara bersama-sama, variabel Kemampuan aparat pelaksana dan kebutuhan kelompok pemanfaat program juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas program Desa Mandiri Pangan dimana berdasarkan perhitungandiperoleh nilai koefisien korelasi Kendall W sebesar 0,101 dengan nilai chi square sebesar 26,613.
Nilai chi-square tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai chi-square table dengan df 2 yaitu 5,991 berarti nilai chi-square hitung lebih besar chi-square table (26,613 lebih besar dari 5,991). Dari hasil- hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini dapat diterima.

Keywordsefektivitas program, kebutuhan kelompok pemanfaat, kemampuan aparat pelaksana
Citation Key1252
You are here