Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Dekonstruksi Jender dalam Lirik Lagu “Cita-Citaku” Karya Group Musik The Pananas: Representasi dan Resistensi Kaum Waria sebagai Kelompok Marjinal di Indonesia

TitleDekonstruksi Jender dalam Lirik Lagu “Cita-Citaku” Karya Group Musik The Pananas: Representasi dan Resistensi Kaum Waria sebagai Kelompok Marjinal di Indonesia
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsWILDANSYAH
Call NumberPOL.327
Other NumbersF1D008022
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2014
Date Published09/2014
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dekonstruksi jender dalam lirik
lagu “Cita-Citaku” karya grup musik The Panas Dalam; 2) Merepresentasikan keberadaan dan resistensi kaum waria sebagai kelompok marjinal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan paradigma dekonstruksi dan melalui pendekatan post-strukturalisme. Selain itu, metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisa semiotika Umberto Eco dalam mengurai makna yang tersembunyi dalam setiap ekspresi lirik lagu “Cita-citaku” Karya The Panas Dalam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk melihat kondisi realitas dapat ditelusuri melalui lirik lagu, seperti lirik lagu “Cita-citaku” dapat merepsentasikan eksistensi kaum waria sebagai kelompok marjinal di Indonesia di tengah belenggu heteronormativitas. Selain itu, penelitian ini menjadi bukti bahwa dengan menghadirkan kaum waria sebagai subjek politik dapat membongkar berbagai praktik diskriminasi, marjinalisasi, dan alienasi. Resistensi kaum waria juga diekspresikan di setiap lirik lagu “Cita-citaku” yang menyuarakan semangat against gender dalam melakukan perlawanan terhadapan konstruksi sosial yang bias jender dan seks.

KeywordsAgainst Gender, Kaum Waria, Lirik lagu, representasi, resistensi
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1831
You are here