Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Analisis Electronic Voting Pada Pemilihan Ketua RW Di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor

TitleAnalisis Electronic Voting Pada Pemilihan Ketua RW Di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAziz, Cattleya Septariani
Call NumberPOL.457
Other NumbersF1D012037
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published15/2016
Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Pelaksanaan Pemilihan Dengan Electronic Voting Di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Sistem pemilihan e-voting dengan memanfaatkan kemajuan teknologi penting untuk diterapkan dalam pemilihan. Dalam hal ini, pemilihan dengan menggunakan sistem e-voting memiliki banyak keunggulan, diantaranya e-voting dapat meningkatkan jumlah partisipasi. Selain itu, e-voting juga dapat meningkatkan akuntabilitas pada saat pemilihan. Namun demikian, banyak daerah yang belum menerapkan sistem tersebut. Oleh karena itu, hal ini menjadi menarik untuk dikaji tentang e-voting yang diterapkan di Kelurahan Cipaku, Kota Bogor.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Untuk menjamin validitas data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data.
Hasil penelitian ini menunjukkan respon yang positif dari warga terhadap pemilihan ketua RW menggunakan sistem e-voting. Terlihat dari antusias mereka yang ingin memberikan hak suaranya pada saat pemilihan. Terlebih para pemilih pemula yang begitu senang karena adanya inovasi terbaru menggunakan sistem e-voting. Selain itu, dari aspek ekonomi pelaksanaan pemilihan menggunakan e-voting dapat menurunkan biaya logistik pada saat pemilihan. Namun demikian, dilihat dari aspek teknisnya masih ada kekurangan yang dirasakan oleh warga terhadap sistem e-voting seperti kurangnya simulasi yang diberikan oleh KPU terkait pengetahuan tentang e-voting. Kendala waktu pada saat proses sosialisasi hingga pada saat pelaksanaan membuat KPU tidak memberikan sosialisasi lebih dalam mengenai e-voting seperti simulasi langsung kepada warga. Oleh karena itu, masih ada beberapa warga yang merasa kesulitan pada saat pelaksanaan. Selanjutnya apabila dilihat dari aspek budaya pelaksanaan e-voting justru menghilangkan budaya dan juga kebiasaan warga untuk melakukan proses penghitungan suara bersama. Euforia yang biasanya terjadi kini harus hilang karena e-voting tidak lagi memerlukan penghitungan suara secara bersama sama. Namun demikian semua kendala tersebut bisa dilalui oleh KPU beserta panitia sehingga proses pelaksanaan pemilihan ketua RW di Kelurahan Cipaku dapat berjalan lancar. Pada dasarnya pelaksanaan pemilihan ketua RW di Kelurahan Cipaku sudah memenuhi aspek dan prinsip e-voting yang sesuai yaitu prinsip kelayakan dan pengesahan. Dalam hal ini, hanya pemilih yang telah terdaftar sebagai pemilih tetap lah yang dapat memberikan hak suaranya. Selanjutnya yaitu prinsip akurasi. Dalam hal ini sistem e-voting dapat merekam suara dan juga aktivitas pada aplikasi secara benar dan juga akurat. Selain itu, prinsip yang terakhir adalah transparasi. Hal ini terlihat pada pelaksanaan yang dilakukan dengan jelas tanpa ada yang harus dirahasiakan. Ketiga prinsip tersebut sudah hampir mencerminakan bagaimana pelaksaan e-voting di Kelurahan Cipaku.

Keywordsbanyak daerah yang belum menerapkan sistem tersebut. Oleh karena itu, dan studi dokumentasi. Metode analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Untuk menjamin validitas data, diantaranya e-voting dapat meningkatkan jumlah partisipasi. Selain itu, e-voting juga dapat meningkatkan akuntabilitas pada saat pemilihan. Namun demikian, hal ini menjadi menarik untuk dikaji tentang e-voting yang diterapkan di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, Kota Bogor. Sistem pemilihan e-voting dengan memanfaatkan kemajuan teknologi penting untuk diterapkan dalam pemilihan. Dalam hal ini, pemilihan dengan menggunakan sistem e-voting memiliki banyak keunggulan, Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Pelaksanaan Pemilihan Dengan Electronic Voting Di Kelurahan Cipaku, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil pen, wawancara
Citation Key2928
You are here