Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Visi, Misi, Tujuan Pendidikan dan Budaya Kerja

Visi, Misi, Tujuan Pendidikan dan Budaya Kerja Fisip 2013 - 2017

Visi, msi dan tujuan yang telah ditetapkan Senat Fakultas untuk periode 2013 - 2017, adalah sebagai berikut :

Visi :

Unggul dalam penguasaan Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Ilmu Budaya, dan peduli terhadap pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal.

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan lulusan yang bermoral dan unggul dalam kompetensi akademik, wawasan kebhinekaan,  kepemimpinan dan kewirausahaan serta peduli pada pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal.
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan ilmu terutama yang relevan dengan pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal.
  3. Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat berbasis hasil penelitian untuk pemberdayaan masyarakat.
  4. Mengembangkan tata kelola yang mandiri dengan menerapkan budaya mutu, prinsip transparansi, akuntabilitas, dan meritokrasi.
  5. Mengembangkan kerja sama dalam pengembangan dan penerapan Ipteks pada tingkat lokal, nasional dan, internasional.

Tujuan Pendidikan :

  1. Dihasilkannya lulusan yang bermoral dan unggul dalam kompetensi akademik, wawasan kebhinekaan,  kepemimpinan dan kewirausahaan serta peduli pada pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal.
  2. Menjadi acuan kajian pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan sumber daya berbasis kearifan lokal
  3. Menjadi acuan kegiatan pengabdian pada masyarakat berbasis pada pemberdayaan masyarakat.
  4. Terwujudnya tata kelola yang mandiri dengan menerapkan budaya mutu, prinsip transparansi, akuntabilitas, dan meritokrasi.
  5. Terwujudnya kerja sama dalam pengembangan dan penerapan Ipteks pada tingkat lokal, nasional dan, internasional.

Budaya Kerja Fisip :

Sebagai lembaga Badan Layanan Umum (BLU) Fisip Unsoed harus memiliki budaya korporat yang dicirikan adanya kemampuan untuk menghasilkan produk yang unggul, memberikan pelayanan prima kepada para stakeholders, dan produktif. Sedangkan budaya korporat akan dapat dicapai apabila organisasi memfokuskan pada pengembangan 5 (lima) aspek yaitu; pemberdayaan SDM,  peningkatan kinerja organisasi, peningkatan manajemen organisasi, Peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta peningkatan kerja sama. Kinerja optimal dari lima aspek pengembangan tersebut akan dapat dicapai apabila organisasi menerapkan budaya organisasi yang positif yang berorientasi pada pencapaian hasil serta didukung oleh lingkungan fisik yang memadai. Nilai budaya kerja tersebut diringkas ke dalam sebuah akronim SMILE agar mudah untuk diterima, difahami dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai sebagai bagian dari budaya organisasi. Berikut disampaikan budaya kerja yang harus dimiliki oleh seluruh pegawai di lingkungan Fisip Unsoed :

1. Succes

Artinya membangun kepekaan, kepercayaan diri, keyakinan, dan ketulusan bekerja untuk mewujudkan keberhasilan dalam setiap tugas berdasarkan kehandalan, serta berkomitmen untuk bekerja tuntas dan akurat atas dasar kompetensi terbaik dengan penuh tanggung jawab. Dicirikan dengan perilaku kerja yang berorientasi pada hasil, rajin, disiplin, jujur, pantang menyerah, bekerjasama,   bertanggungjawab dan memiliki sikap daya tanggap (responsivitas)

2. Manageable

Atinya pengelolaan setiap kegiatan harus dilakukan dengan mengacu pada prinsip-prinsip manajemen, yang ditunjukkan dengan perilaku Transparan dan akuntabel, kesadaran untuk berpartisipasi,  memiliki rasa kepedulian, berorientasi pada sistem meritokrasi, memiliki rasa saling percaya, mengedepankan nilai-nilai soliditas, memiliki rasa loyalitas pada organisasi, menerapkan asas fleksibilitas, sikap egaliter dan memiliki Esprit de corp (jiwa korsa).

3. Integrity

Artinya setiap saat berfikir, berkata dan berperilaku terpuji, menjaga martabat serta menjunjung tinggi kode etik profesi, yang ditunjukkan dengan perilaku Disiplin dan konsisten dalam berpikir, berkata dan bertindak secara terpuji, memiliki rasa keadilan dan mengembangkan budaya malu

4. Legal

Artinya membangun kepatuhan hukum dalam setiap pelaksanaan tugas, yang ditunjukkan dengan perilaku mentaati semua peraturan perundangan yang berlaku dan  mengembangkan nilai-nilai demokrasi

5. Exelence

Artinya mengembangkan dan melakukan perbaikan di segala bidang untuk mendapatkan hasil yang terbaik secara terus menerus, yang ditunjukkan dengan perilaku berorientasi pada nilai efisiensi, efektivitas, ekonomi, Sustainable improvement (kaizen), dan  berorientasi pada akurasi.


 

You are here