Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Upaya Paguyuban Seruni Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mantan Buruh Migran Perempuan di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas

JudulUpaya Paguyuban Seruni Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mantan Buruh Migran Perempuan di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsA, Ika Rizqi Andriyani
Call NumberPOLS.276
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto, Jawa Tengah
Year of Publication2013
Date Published06/2013
Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya Paguyuban Seruni untuk meningkatkan kesejahteraan mantan buruh migran perempuan di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui upaya yang dilakukan Paguyuban Seruni untuk meningkatkan kesejahteraan mantan buruh migran perempuan di Kecamatan Sumbang yang ditinjau dari sisi ekonomi politiknya, dan (2) untuk mengetahui apa sajakah faktor penghambat dan pendorong dalam upayanya tersebut. Melalui paradigm konstruktivisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Dengan mengambil lokasi penelitian di Kecamatan Sumbang kabupaten Banyumas.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa upaya Paguyuban Seruni tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat mantan buruh migran perempuan. Para mantan buruh migran perempuan yang rata-rata merupakan ibu rumah tangga, menganggap kegiatan Paguyuban Seruni kurang menarik dan membuang-buang waktu. Adapun upayanya tersebut adalah pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan, pelatihan komputer dan internet dan pendampingan kasus terhadap buruh migran yang bermasalah. Kemudian faktor pendorongnya adalah, pengalaman yang dialami Lili dan Narsidah sewaktu menjadi buruh migran yang bermasalah; Timbul rasa solidaritas dan keprihatinan dari anggota Paguyuban Seruni; belum adanya undang-undang dan instansi khusus yang menangani buruh migran dan mantan buruh migran perempuan, padahal masyarakat Kabupaten Banyumas banyak yang menjadi buruh migran dan tidak sedikit yang bermasalah serta minimnya pengetahuan masyarakat mantan buruh migran perempuan. Kemudian faktor penghambatnya adalah Paguyuban Seruni kurang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas; pendanaan Paguyuban Seruni yang tidak menentu sehingga kegiatannya terkadang berhenti sejenak; letak Paguyuban Seruni kurang strategis sehingga banyak para mantan buruh migran yang mengeluhkan karena sarana transportasinya kurang mendukung; kurangnya etos kerja masyarakat mantan buruh migran perempuan serta sosialisasi Paguyuban Seruni yang kurang merata, sehingga masih banyak para mantan buruh migran perempuan di Kecamatan Sumbang belum mengetahui Paguyuban Seruni.

KeywordsEkonomi-Politik, Kesejahteraan, Mantan Buruh Migran Perempuan
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1188
You are here