Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Banyumas Melalui Program Peningkatan Produksi Pertanian (Studi Kasus: Produksi Padi Kecamatan Cilongok)

JudulStrategi Peningkatan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Banyumas Melalui Program Peningkatan Produksi Pertanian (Studi Kasus: Produksi Padi Kecamatan Cilongok)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPasaribu, Ronald Jaya M. D.
Call NumberANE.P.073
Other NumbersF1B111026
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published08/2018
Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar wilayahnya digunakan sebagai lahan pertanian. Pangan merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendasar untuk dapat mempertahankan hidup, oleh karena itu kecukupan pangan bagi setiap orang dan setiap waktu merupakan hak azasi yang harus di penuhi. Pada tataran tingkat wilayah, Kabupaten Banyumas berupaya untuk memberdayakan sumber daya lokal agar dapat memenuhi kebutuhan pangan lokal dan diharapkan mampu mensuplai kebutuhan pangan nasional. Mengingat padi merupakan tanaman pangan yang akan dijadikan beras yang dimana beras merupakan komoditas utama masyarakat di Kabupaten Banyumas sehingga ketersediaan akan beras di Kabupaten Banyumas harus selalu terpenuhi. Terkait dengan keberhasilan yang telah diraih oleh Kabupaten Banyumas sebelumnya dan dengan terwujudnya surplus akan kebutuhan beras untuk masyarakat Kabupaten Banyumas, maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berusaha mempertahankan dan terus meningkatkan produksi padi di setiap daerah di Kabupaten Banyumas. Untuk terus meningkatkan produksi pertanian terutama
padi di Banyumas maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas membuat RENSTRA untuk bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Banyumas Melalui Program Peningkatan Produksi Pertanian. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Penelitian ini tidak mengkaji secara keseluruhan aspek, tetapi membatasi pada aspek-aspek terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas melalui Program Peningkatan Produksi Padi sudah maksimal. Banyumas juga selalu mewujudkan ketahanan pangan jika dilihat pada produksi berasnya yang surplus. Hal ini dibuktikan dengan upaya-upaya pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memberikan bantuan-bantuan pada para petani untuk meningkatkan hasil produksi padi. Pemerintah juga ikut mengawasi setiap kegiatan-kegiatan para petani dalam menjalankan program yang diberikan. Namun ada beberapa masalah yang timbul dari upaya pemerintah tersebut seperti masih adanya sebagian kecil kegagalan panen yang dialami oleh para petani karena kesalahan dari petani itu sendiri dan munculnya rasa malas petani untuk mengolah lahan pertaniannya dikarenakan ada beberapa sarana yang tidak diberikan pada para petani.

Kata kunci: Strategi, Ketahanan Pangan, Peningkatan Produksi Padi

SUMMARY
Indonesia is an agrarian country where most of its area is used as agricultural land. Food is a very basic human need to survive, therefore food sufficiency for every person and in every time is a human right that must be fulfilled. At the regional level, Banyumas District seeks to empower local resources to meet local food needs and is expected to supply the national food
needs. Since „padi‟(rice) will be used as rice which is the main commodity of the people in Banyumas so the availability of rice must always be fulfilled. In relation to the success that has been achieved by the previous Banyumas District and with the realization of a surplus of rice needs for the people of Banyumas District, the Department of Agriculture and Food Security continues to maintain and increase rice production in every region in Banyumas District. In order to continue to increase agricultural production, especially rice in Banyumas, the Department of Agriculture and Food Security of Banyumas District makes strategic plan for agriculture. The purpose of this research is to know the Strategy of The Food Security Enhancementin Banyumas District through Agricultural Production Improvement Program. Qualitative method will be used as the research method, with purposive sampling as technique of selecting informant. Data collection will be done through in-depth interviews, observation, and documentation. An interactive analysis model according to Milles and Huberman used as the analytical and the validity of the data is tested by source triangulation. This study does not examine overall aspects, but limited to selected aspects. The results showed that the Strategy for Enhancement of Banyumas DistrictFood Security through the Rice Production Enhancement Program was already maxim. Banyumas also actualize the food security, it can be seen from its surplus rice production. This was proven by the efforts of the Banyumas District government that provide assistance to the farmers in order to improve the result of rice production. The government also oversees every farmer's activities in running the program. But there are some problems that arise from the government's efforts such as there is still a small portion of failure experienced by farmers because of theirown mistakes and also the rise of lazy farmers to cultivate their land since there are some facilities are not given to them.

Keywords: Strategy, Food Security, Enhancement of Rice Production

Keywordsketahanan Pangan, Peningkatan Produksi Padi, strategi
Citation Key3479
You are here