Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Strategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Serta Pada Dinas Pariwisata Lombok Timur (Studi Kasus Pada Event “Festival Kaliantan” Sebagai Sarana Promosi Wisata Pantai Kaliantan dan Pelestarian Budaya Daerah)

JudulStrategi Komunikasi Pemasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Serta Pada Dinas Pariwisata Lombok Timur (Studi Kasus Pada Event “Festival Kaliantan” Sebagai Sarana Promosi Wisata Pantai Kaliantan dan Pelestarian Budaya Daerah)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsFitriyani, Bq Nilagetir
Call NumberKOM.845
Other NumbersF1C013017
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui strategi komunikasi pemasaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur untuk mempromosikan dan melestarikan budaya daerah melalui event “Festival Kaliantan” serta mengetahui strategi komunikasi Dinas Pariwisata Lombok Timur dalam mempromosikan wisata Pantai Kaliantan pada event “Festival Kaliantan”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sehingga menggunakan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data.
Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan promosi dan pelestarian budaya daerah yaitu dengan cara menampilkan kesenian-kesenian tradisional di Lombok Timur, serta melakukan berbagai berbagai macam aktivitas pemasaran seperti memasang baliho promosi di tepi jalan, melakukan kegiatan kehumasan seperti publikasi melalui media massa, membuat press release, dan melakukan tindakan lobbying dengan pihak stakeholder dan pemerintah daerah. Strategi yang dilakukan setiap tahunnya selama tiga tahun terakhir untuk promosi dan pelestarian budaya tidak jauh berbeda, namun pada tahun 2017 menambah fokus kegiatan dengan melibatkan sistem pendidikan sebagai sarana pelestarian budaya. Melalui event ini Dinas Pariwisata dapat mem-branding Pantai Kaliantan sebagai objek wisata budaya karena event Festival Kaliantan sebagai acara peringatan bau nyale menggunakan nama “Kaliantan” sebagai nama event, sehingga nama Pantai Kaliantan akan lebih mudah di ingat oleh masyarakat

KeywordsFestival Kaliantan, Pelestarian Budaya Daerah, Promosi Budaya Daerah, Promosi Wisata, strategi komunikasi pemasaran
Citation Key3156
You are here