Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Stand Up Comedy :Komodifikasi dan Restisensi (Studi terhadap cara Stand Up Comedy di Stasiun TV Metro –TV dan Konpas TV

JudulStand Up Comedy :Komodifikasi dan Restisensi (Studi terhadap cara Stand Up Comedy di Stasiun TV Metro –TV dan Konpas TV
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsRodiyah, Siti
Call NumberSOS.714
Other NumbersF1A011058
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published06/2015
Abstract

Dunia perkomedian Indonesia saat ini telah mengalami perkembangan dalam industri televisi. Berbagai genre komedi kemudian menjadi tontonan dan komoditi baru dalam Industri pertelevisian Indonesia. Seperti komedi ber-genre slapstick comedy, Parodi, dan yang terbaru adalah stand up comedy (SUC). SUC merupakan komedi yang berasal dari Amerika Serikat yang berkembang pada abad 18 yang kini tayang di Metro-TV dan Kompas-TV. SUC memberikan warna baru dalam komedi di tengah domiansi acara slapstick comedy. Industri televisi selalu mengemas produk budaya untuk menjadi barang dagang, yang dikomodifikasikan dengan nilai-nilai kapitalisme. Namun dalam Industri televisi nampaknya tidak hanya proses komodifikasi yang berlangsung, namun juga resistensi. Proses komodifikasi dan resistensi tersebut nampak dalam acara SUC di Kompas-TV dan Metro-TV yang ditunjukkan dengan sistem tanda dan penanda.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan SUC sebagai komoditi baru di televisi Indonesia dan untuk mendeskripsikan, serta menjelaskan SUC yang tayang di Metro-TV dan Kompas-TV sebagai resistensi slapstick comedy di televisi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Melalui pendekatan ini, peneliti mengkaji petanda dan penanda yang nampak dalam scenes acara SUC di Metro-TV dan Kompas-TV yang menunjukkan adanya proses komodifikasi dan resistensi. Dari hasil penelitian didapatkan bentuk dan proses komodifikasi serta resistensi SUC terhadap acara slapstick comedy.
Komodifikasi yang terjadi dalam acara SUC yakni komodifikasi produk yang ditunjukkan dengan produk Ezactly Confident, Andindonesia, dan melalui suara “ternyata showbiz ini adalah bisnis pertunjukan”. Komodifikasi pemain nampak dalam busana jas biru yang dikenakkan Abdur, Timer di Panggung SUC, baju kotak-kotak serta layanan SMS. Komodifikasi penonton ditunjukkan pada penonton yang bertepuk tangan. Komodifikasi kelas sosial ditunjukkan adanya cafe, dan kemiskinan. Sedangkan untuk resistensi SUC terhadap slapstick comedy ditunjukkan dalam busana Komika yang berarna hitam, melalui suara “Acara TV sebelah kampungan”, serta “Mari kita buat stand up comedy, comedy yang lain”. SUC sebagai budaya populer yang tayang dalam televisi selalu menyuguhkan logika ekonomi dengan menjadi komiditi baru. Dalam Budaya populer SUC tidak hanya menjadi pergulatan ekonomi, namun sebagai perlawanan terhadap dominasi acara Slapstick Comedy di televisi lain, yang pada akhirnya membentuk keseimbangan dengan saling berkompromi.

KeywordsKomodifikasi, Resistensi xv, Slapstick Comedy, Stand Up Comedy
Citation Key2245
You are here