Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Semangat Kebangsaan Mahasiswa Komunikasi FISIP UNSOED Ikuti KKN di Kepulauan Riau

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed baru saja melakukan pengabdian melalui program KKN Kebangsaan di provinsi Kepulauan Riau pada 25 Juli – 25 Agustus 2016. Program KKN dari Kemenristekdikti ini diikuti oleh 675 mahasiswa dari 33 Universitas di seluruh Indonesia, salah satunya adalah Universitas Jenderal Soedirman yang mengirimkan delegasi berjumlah 14 mahasiswa.

“Seru banget. Bener-bener terasa pengabdiannya karena ditempatkan di 40 lokasi Pulau Terdepan Tertinggal Dan Terisolir (3T) di ujung Indonesia. Pengalaman tak terlupakan pokoknya.” Kata Salsabila Ainurrohman, mahasiswa Ilmu Komunikasi yang merupakan satu-satunya delegasi KKN Kebangsaan 2016 dari FISIP Unsoed.

Program KKN Kebangsaan 2016 merupakan program tahunan dari Kemenristekdikti, dimana tahun ini tema yang diangkat adalah mengenai ‘Pengembangan Ekowisata Bahari Pulau Terdepan Tertinggal Dan Terisolir (3T) Provinsi Kepulauan Riau Berbasis Masyarakat Sebagai Strategi Menjaga Kedaulatan NKRI’. Melalui tema tersebut, mahasiswa peserta KKN-KB 2016 diharapkan bisa menjadi agen motivator masyarakat di pulau terluar Indonesia yang bisa membantu mengembangkan potensi Ekowisata Bahari.

Delegasi FISIP Unsoed yakni Salsabila Ainurrohman yang akrab disapa Caca ini ditempatkan di pulau Pemping kota Batam yang berbatasan langsung dengan negara Singapura. Dalam pelaksanaannya, Caca dan 15 orang rekan tim yang berasal dari 11 Universitas yang berbeda-beda menjalankan 9 program kerja yang berfokus pada pengembangan Ekowisata Bahari di Pulau Pemping. 

Caca mengakui bahwa bekal ilmu di Jurusan Ilmu Komunikasi, sangat banyak bermanfaat untuk dipraktekkan secara langsung kepada masyarakat di KKN Kebangsaan. Diantaranya adalah mengelola website, membuat poster, mengaplikasikan ilmu komunikasi pemberdayaan masyarakat, public relation, dan lain-lain. Dengan mendapat kesempatan mengikuti KKN Kebangsaan ini, ilmu yang sudah didapat akhirnya tersalurkan, serta banyak ilmu baru yang didapat dengan bertukar pikiran dan berkomunikasi dengan delegasi dari perguruan tinggi lainnya.

“Melalui KKN Kebangsaan ini aku belajar banyak hal tentang kehidupan riil masyarakat 3T. Godaan wilayah perbatasan sangat menantang rasa nasionalisme. Rasanya masih ingin berlama-lama disana, sekaligus mempraktekkan ilmu yang dipelajari dalam bermasyarakat. Semoga tahun berikutnya mahasiswa komunikasi Unsoed bisa kembali turut serta dalam kegiatan KKN Kebangsaan 2017.” kata Caca penuh semangat. (NadhKom)

Fisip Unsoed, Maju Terus Pantang Menyerah!
 

You are here