Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Self Disclosure Antara Orang Tua Dengan Anak Yang Tergabung Dalam Komunitas Punk Di Kecamatan Banyumas

JudulSelf Disclosure Antara Orang Tua Dengan Anak Yang Tergabung Dalam Komunitas Punk Di Kecamatan Banyumas
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPutra, Ghany Mahendra
Call NumberKOM.891
Other NumbersF1C013096
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published12/2017
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterbukaan diri (self disclosure) antara orang tua dengan anak yang tergabung dalam komunitas punk di kecamatan banyumas. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Purposive sampling digunakan untuk penentuan informan dan in depth interview untuk proses wawancaranya. Kriteria informan yang akan di cari adalah para orang tua yang memiliki anak dan tergabung dalam komunitas punk dengan anak yang berusia 15-20 tahun. Untuk kriteria informan anak yaitu yang tergabung dalam komunitas punk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan anak yang tergabung dalam komunitas punk di Kecamatan Banyumas, tidak terdapat keterbukaan yang lebih di antara anak punk dengan ibunya mengenai punk. Hal ini dikarenakan tidak terciptanya hubungan harmonis serta kedekatan antar anggota keluarga sehingga hal tersebut mempengaruhi pengungkapan diri yang dilakukan oleh anak punk. Dibuktikan dengan daerah open dari masing-masing informan yang kecil dimana untuk membagikan informasi diri mengenal hal umum, hampir seluruh informan enggan untuk mengungkapkannya. Keterbukaan yang kecil akhirnya berdampak pada keterbukaan para anak punk selanjutnya mengenai informasi diri yang lebih pribadi contohnya mengenai perilaku anak punk

KeywordsKeterbukaan Diri, orang tua dan anak, punk
Citation Key3322
You are here