Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Rumah Aspirasi Budiman Sebagai Media Komunikasi Politik Anggota DPR RI Budiman Sudjatmiko Dengan Konstituennya di Dapil VIII Jawa Tengah

JudulRumah Aspirasi Budiman Sebagai Media Komunikasi Politik Anggota DPR RI Budiman Sudjatmiko Dengan Konstituennya di Dapil VIII Jawa Tengah
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsTriawan, Pandu
Call NumberPOLS.275
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto, Jawa Tengah
Year of Publication2013
Date Published06/2013
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Rumah Aspirasi Budiman (RAB) Sebagai Media Komunikasi Politik Anggota DPR Budiman Sudjatmiko dengan Konstituennya di Dapil VIII Jawa Tengah meliputi latar belakang dan program kerja serta bentuk kegiatan Rumah Aspirasi Budiman sebagai media komunikasi politik antara Budiman Sudjatmiko dan konstituenya, dalam menjadikan masyarakat yang maju dan sejahtera. Rumah Aspirasi Budiman menjadi media penyambung komunikasi masyarakat kepada pemerintah pusat yang diwakili oleh Budiman Sudjatmiko di DPR RI, agar hubungan antara pemerintah pusat dengan konstituennya tetap terjalin dengan baik. Selain itu RAB juga ikut serta dalam mendampingi masyarakat yang berada di dalam zona konflik agraria serta turut serta dalam membahas rancangan UU Desa demi kesejahteraan serta kejelasan status perangkat desa dalam pemerintahan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rumah Aspirasi Budiman
mampu memberikan solusi mengenai tidak berjalannya komunikasi secara
maksimal antara masyarakat dengan pemerintah pusat melalui calon terpilih di
daerah pemilihannya. Terbentuknya RAB juga menjelaskan interaksi asosiatif
yakni : Akomodasi, Asimilasi, dan Akulturasi. Budiman Sudjatmiko tetap menjaga komunikasi dengan konstituen melalui RAB. Berdirinya RAB sangat membantu sebagai peran pendamping konstituen ditengah permasalahan agraria yang terjadi di masyarakat meliputi Banyumas dan Cilacap, melalui cara Litigasi dan Non-litigasi. Selain sebagai pendamping konstituen RAB turut serta berperan dalam pembahasan UU Desa agar segera diterbitkan, menuntut pembagian 6,8% sampai 10% dari APBN dalam mengembangkan kapasitas desa demi membangun desa yang maju dengan meningkatkan SDM dan SDA di desa. Dengan adanya 2 pendekatan RAB dalam memperjuangkan masyarakat, pola komunikasi masyarakat dengan pemerintah pusat terjalin tanpa ada pro dan kontra pada konstituen dalam pemilu. Terbentuknya RAB juga diharapkan mampu menjadikan sebuah contoh kepada anggota legislatif lain dalam menjalin komunikasi politik dan interaksi sosial dengan konstituen tetap terjaga dengan baik sehingga tidak ada lagi kesenjangan antara konstituen dengan calon terpilih yang sudah diberikan kepercayaan oleh masyarakat di DPR RI dalam melaksanakan perannya sebagai wakil rakyat.

KeywordsKomunikasi Politik, Media, Rumah Aspirasi Budiman (RAB)
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1186
You are here