Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Respon Masyarakat Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang dengan Dihapusnya Program Jampersal dan Diberlakukannya Program BPJS

JudulRespon Masyarakat Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang dengan Dihapusnya Program Jampersal dan Diberlakukannya Program BPJS
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsBadriyah, Idalia Kamaliatul
Call NumberSOS.710
Other NumbersF1A008085
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published06/2015
Abstract

Pertambahan penduduk dari tahun ketahun semakin meningkat dapat diketahui dengan meningkatnya jumlah kelahiran bayi di setiap kabupaten, salah satu kabupaten yang mengalami pertambahan penduduk adalah Kabupaten Magelang. Masalah kesehatan di Negara berkembang seperti di Indonesia adalah ketersediaan sarana prasarana kesehatan dan perilaku kesehatan pada masyarakat yang kurang baik sebab pengetahuan atau pendidikannya masih rendah. Sebelum diberlakukannya program BPJS pemerintah mengeluarkan program Jampersal, dengan diberlakukannaya program baru yaitu program BPJS masyarakat harus mau tidak mau menggunakan program BPJS, hal tersebut dibuktikan masyarakat KecamatanWindusari hampir 100% menggunakan program BPJS. Penelitian ini bertujuan penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui respon masyrakat di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang terhadap dihapusnya Program Jampersal dan diberlakukanya BPJS, mengetahui perbedaan Program Jampersal dan Program BPJS, mengetahui kendala yang dialami oleh masyarakat ketika mengurus Program BPJS.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Sasaran utamanya adalah masyarakat Windusari yang sebelumnya menggunakan atau mengikuti program jampersal dan sekarang menggunakan BPJS, khususnya ibu hamil yang memanfaatkan program Jampersal dan BPJS. Sasaran pendukung adalah pengurus BPJS di Puskesmas Windusari dan suami ibu yang sebelumnya memanfaatkan program jampersal dan sekarang menggunakan BPJS. Teknik penentuan sasaran penelitian menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari proses wawancara dengan para informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, situs internet dan data dari dinas terkait.
Hasil penelitian adalah dengan dihapusnya Program Jampersal dan diberlakukannya program BPJS. Masyarakat merasa kecewa karena adanya tambahan pengeluaran setiap bulannya dengan adanya pergantian program kesehatan yang beralih ke BPJS. Namun terkait dengan kebijakan baru tentang penghapusan jampersal dan diberlakukannya BPJS, maka masyarakat tidak memiliki pilihan lain untuk tetap menggunakan BPJS karena yang seperti diketahui pengguna layanan BPJS harus membayar setiap bulannya. Masyarakat disini hanya sebagai objek kebijakan yang tidak memiliki pilihan lain kecuali mengikuti program pemerintah yang baru, artinya masyarakat akan terbebani dengan adanya anggaran pembiayaan baru dalam perekonomian keluarga mereka hanya karena pemerintah memberlakukan kebijakan baru.

KeywordsProgram BPJS, program Jampersal, Respon masyarakat
Citation Key2241
You are here