Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

RESISTENSI SOSIAL PAGUYUBAN UKPWR (UJUNGNEGORO, KARANGGENENG, PONOWARENG, WONOREKSO, ROBAN) TERHADAP PROGRAM PLTU BATUBARA DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH

JudulRESISTENSI SOSIAL PAGUYUBAN UKPWR (UJUNGNEGORO, KARANGGENENG, PONOWARENG, WONOREKSO, ROBAN) TERHADAP PROGRAM PLTU BATUBARA DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAsti, Tri Endah Yuli
Call NumberSOS.999
Other NumbersF1A011070
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published09/2018
Abstract

Penelitian ini berjudul “ Resistensi Sosial Paguyuban UKPWR (Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonorekso, Roban) Terhadap Program PLTU 2 Batubara di Kabupaten Batang Jawa Tengah”. Resistensi merupakan respon dari situasi ketidakadilan yang dirasakan masyarakat akibat dominasi pihak yang berkuasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan bentuk dan proses paguyuban UKPWR dalam resistensi terhadap pembangunan megaproyek PLTU Batubara Batang. Penelitian ini menggunaan metode Penelitian Kualitatif Deskriptif dengan teknik pemilihan informan yaitu purposive sampling, serta pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sasaran penelitian merupakan warga yang tergabung dalam Paguyuban UKPWR . Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Analisis interaktif, serta menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Paguyuban UKPWR telah melakukan berbagai macam dalam gerakan sosialnya. Resistensi terbagi menjadi tiga, yaitu 1) Resistensi Terbuka, dilakukan secara simbolis melalui jaringan tingkat nasional BREAKFREE. 2) Resistensi Semi-terbuka berupa protes atas situasi yang terjadi di lapangan berupa penolakan fasilitas yang dilakukan perusahaan dan negosiasi dengan pemerintah, 3) Resistensi tertutup, pengorganisir dalam paguyuban.

KeywordsPLTU Batang, Resistensi Sosial
Citation Key3532
You are here