Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Representasi Pencitraan Partai Populer dari Partai Nasdem Melalui Iklan,” Versi Hymne,” Vers Perubahan,’ dan Versi Indonesia Baru,”

JudulRepresentasi Pencitraan Partai Populer dari Partai Nasdem Melalui Iklan,” Versi Hymne,” Vers Perubahan,’ dan Versi Indonesia Baru,”
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsSari, Farida
Call NumberPOLS.272
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto, Jawa Tengah
Year of Publication2013
Date Published06/2013
Abstract

Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan fenomena partai-partai baru setelah adanya era reformasi. Partai-partai baru tersebut agar dapat diterima di masyarakat membutuhkan peranan media sebagai alat komunikasi politik. Media memiliki kecenderungan untuk meningkatkan kepopuleran suatu partai politik. Cara peningkatan kepopuleran melalui media massa diantaranya dilakukan dengan iklan politik. Salah satu partai baru yang memanfaatkan peranan media melalui iklan politik sebagai alat pencitraan politik yaitu Partai NasDem. Pencitraan politik tersebut dilakukan Partai NasDem dengan menggunakan metode political marketing, political branding, dan media framing antara lain melalui iklan “Versi Perubahan”, “Versi Indonesia Baru”, dan “Versi Hymne”.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui pemaknaan mengenai representasi yang dilakukan Partai NasDem dalam melakukan political marketing, political branding, dan media framing melalui iklan “Versi Hymne”, “Versi Perubahan”, dan “Versi Indonesia Baru”. Sementara itu, landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori partai politik Sigmund Neumann, teori komunikasi politik Harold Lasswel, teori representasi Stuart Hall, teori pencitraan partai politik Dan Nimmo, teori political marketing Adman Nursal, teori political branding Catherine Needham, teori media framing Robert N. Entman, dan teori semiotika Roland Barthes.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika. Metode semiotika yang digunakan berasal dari Roland Barthes. Sementara itu, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumber primer berupa iklan Partai NasDem yang telah dipilih oleh peneliti yaitu iklan “Versi Hymne”, “Versi Perubahan”, dan “Versi Indonesia Baru” serta sumber sekunder berasal dari informasi lain yang mendukung sumber primer seperti buku, artikel, ataupun e-book. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan observasi. Penelitian ini menggunakan analisis data semiotika Roland Barthes. Sedangkan validasi data dalam penelitian ini menggunakan validasi data teori dan teknik triangulasi metode.
Berdasarkan hasil penelitian ini, Partai NasDem melakukan political marketing melalui beberapa tahap. Pertama, strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara segmentasi, targeting, dan positioning. Pada tahap ini, Partai NasDem mencitrakan diri sebagai bagian dari perubahan yang akan dilakukan oleh kader-kader muda dan professional. Kedua, produk politik partai NasDem yang terdiri dari konsep policy (Restorasi Indonesia dan basis pertanian yang kuat), person, party (Partai NasDem), dan presentation yang menampilkan konsep party, policy, dan person melalui media iklan televisi. Ketiga, pull political marketing dengan menggunakan cara Sales Oriented Party melalui penggambaran organisasi-organisasi sayap Partai NasDem sebagai para pelaku dalam gerakan perubahan yang akan dilakukan oleh Partai NasDem. Sementara itu, Political branding iklan Partai NasDem terlihat melalui logo partai yang menggambarkan Visi dan Misi Partai NasDem. Selain itu, Partai NasDem melakukan political branding melalui pencitraan sebagai partai yang akan selalu menjunjung Pancasila. Konsep media framing yang dilakukan Partai NasDem
dilakukan dalam dua cara. Pertama penonjolan isu yang terdapat dalam Hymne Partai NasDem dan lagu Indonesia Baru. Kedua, seleksi isu yang terlihat dalam keberadaan mahasiswi, petani, dokter dan pasien serta guru dan muridnya dalam iklan versi perubahan.
Sementara itu, berdasarkan hasil penelitian, representasi political marketing Partai NasDem yaitu sebagai partai yang memiliki kader muda dan profesional. Mereka merupakan pelopor dari gerakan perubahan yang akan Partai NasDem lakukan melalui salah satu programnya yaitu menciptakan pertanian yang kuat. Sedangkan representasi political branding Partai NasDem terdapat dalam logo Partai NasDem yang bermakna gerakan perubahan di seluruh wilayah Indonesia melalui gagasan baru yang bersifat dinamis. Selain itu, Partai NasDem juga ingin mengembalikan Indonesia sesuai dengan kejayaan Pancasila dahulu. Representasi media framing Partai NasDem yaitu sebagai partai yang mengusung gerakan perubahan demi mencapai Indonesia sejahtera dan adil. Selain itu, Partai NasDem merepresentasikan diri sebagai generasi muda yang akan membawa perubahan bagi Indonesia melalui pembentukan Garda pemuda NasDem dan Liga Mahasiswa NasDem. NasDem juga memperhatikan kaum perempuan melalui Garnita Malahayati NasDem. Selain itu, NasDem akan memajukan pertanian Indonesia melalui program pertanian yang kuat dan pembentukan Persatuan Petani NasDem.

Keywordsdan Iklan, Partai NasDem, Partai Populer, Pencitraan
Type of WorkUndergraduate Thesis
Citation Key1183
You are here