Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Relasi Gender Dalam Proses Pendakian Gunung Pada Mahasiswa Unsoed

JudulRelasi Gender Dalam Proses Pendakian Gunung Pada Mahasiswa Unsoed
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsUsmawati, Yuli
Call NumberSOS.990
Other NumbersF1A013041
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2018
Date Published09/2018
Abstract

Berbicara tentang perempuan selalu menjadi sorotan utama dalam pembahasan gender. Gender sering digunakan untuk membedakan antara laki-laki dan perempuan. Dalam hal gender, kesenjangan ini terlihat dari adanya perbedaan akses antara perempuan dan laki-laki terhadap sumber daya. Sumber daya yang dimaksud disini yaitu pada salah satu kegiatan yang didominasi oleh kaum laki-laki dalam kegiatan berolahraga yaitu mendaki gunung. Mendaki gunung merupakan olahraga yang beresiko, menantang dan banyak menghabiskan tenaga. Peran serta perempuan mendaki gunung tentunya memiliki hambatan. Keterlibatan perempuan dalam kegiatan mendaki gunung hanya sebatas pada aktivitasnya yang tidak jauh berhubungan dengan peran perempuan yang sudah dibentuk oleh faktor-faktor sosial maupun budaya. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dari teori fenomenologi tentang kontruksi, makna dan realitas dari Alfred Schutz. Sasaran yang dipilih dalam penelitian ini adalah mahasiswa Unsoed yaitu perempuan dan laki-laki yang gemar mendaki gunung sebagai sasaran utama dan pendukung, dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dari Milles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validasi data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data sumber, yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari satu dengan informan lainnya. 2 Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pendakian gunung dikalangan mahasiswi Purwokerto sudah cukup popular keberadaannya. Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan didapatkan tiga kesimpulan dari rumusan masalah. Pertama, dalam kegiatan pendakian gunung peran perempuan dalam pengambilan tugas lebih sedikit dibandingkan dengan laki-laki. Kedua, akses dan kontrol pada perempuan lebih rendah dalam menerima kesempatan, peluang dan kekuasaan dibandingkan dengan laki-laki. Ketiga, kendala yang dialami perempuan diantaranya kendala yang berhubungan dengan situasi serta kondisi yang ada di gunung dan kendala dari masing-masing individu. Dari hasil penelitian tersebut, maka saran dari penelitian ini. Pertama, kepada mahasiswa pegiat dan pendaki gunung diantaranya harus selalu memperhatikan segala persiapan yang dibutuhkan dengan detail, mulai dari persiapan fisik, mental, perlengkapan dan keterampilan. Kedua, Kepada Universitas yang memiliki UKM Pecinta Alam untuk terus mendukung bakat dan minat kepada mahasiswa melalui kegiatan pendakian gunung. Serta menyiapkan dan memperhatikan kekurangan peralatan pendaki baik secara kelompok maupun individu. Hal itu demi keselamatan dan keamanan bagi mahasiswa

KeywordsPendaki Perempuan, relasi gender, UKM Pecinta Alam, Universitas Jenderal Soedirman
Citation Key3523
You are here