Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Proses Komunikasi anatara Guru dan Murid Hiperaktif di TK Kemuning Indah Kota Cirebon

JudulProses Komunikasi anatara Guru dan Murid Hiperaktif di TK Kemuning Indah Kota Cirebon
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsPranoto, Dudi
Call NumberKOM.496
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published03/2013
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi yang dilakukan oleh guru dalam menyikapi anak yang tergolong hiperaktif di TK Kemuning Indah Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekskriptif kualitatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan criterian based selection. Pemilihan informan dilakukan berdasarkan pada kriteria dan pertimbangan tertentu. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas A dan B di TK Kemuning Indah Kota Cirebon. Informan yang dipilih adalah mereka yang dianggap mampu memberi keterangan dan informasi yang dibutuhkan peneliti.
Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam (in depth interview), observasi terang-terangan dan tersamar, dokumentasi berupa video dan foto, dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan model analisis interaktif Miles and Huberman.
Hasil penelitian ini menerangkan bahwa dalam proses komunikasi yang dilakukan oleh guru kepada murid hiperaktif adalah menggunakan dua saluran pesan baik verbal dan non verbal. Pesan verbal yang diberikan yaitu pesan verbal yang bersifat motivasional, hukuman (punishment), Pujian (reward), serta kata yang tidak bersifat baku. Dalam pesan non verbal menggunakan pesan proksemik yaitu berupa pengaturan jarak tempat duduk, pesan kinesik berupa penggunaan gerakan tubuh dalam proses komunikasi dan pesan paraliungstik yaitu nada dan kecepatan (ritme) dalam pemberian pesan verbal. Selanjutnya yaitu pada pemberian sugesti yang ditujukan sebagai bentuk rangsangan dengan tujuan dapat membimbing anak hiperaktif untuk bisa berperilaku normal seperti anak pada umumnya.

KeywordsAnak Hiperaktif, Proses Komunikasi
Citation Key1105
You are here