Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Politisasi Agama Dalam Pemilihan Umum

Kegiatan seminar akademik ini ini diikuti oleh peserta dari mahasiswa di lingkungan FISIP Unsoed, perwakilan UKM-HMJ, BEM di lingkungan Unsoed, BEM di seputar Purwokerto serta organisasi ekstra kampus lainnya. Pada kesempatan ini, panitia menghadirkan dua pembicara yaitu Bowo Sugiarto, M.Si. yang merupakan dosen Jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Jenderal Soedirman yang menyampaikan beberapa materi pengantar politik agama, serta Najib Kailani, Ph.D, dosen program pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang membahas landskap otoritas keagamaan baru. Menurut Osni (Mahasiswa Politik 2016) selaku ketua panitia, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai sejauh mana peran dan batasan agama dalam lingkup politik. Pemahaman tersebut menjadi penting karena di tahun 2019 Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan pemilihan umum. Banyak kasus politisasi agama yang sudah terjadi, “Seharusnya agama mempunyai porsi sendiri dalam bidang politik, sehingga tidak dimanfaatkan sebagai massa yang diarahkan oleh pihak tertentu” ucap Bowo Sugiarto. Peserta terlibat aktif dengan pembicara dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Ahmad Rofik, S.Sos., M.A. (dosen Jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed) selaku moderator. Panitia berharap selepas acara ini peserta mampu memahami porsi mengenai agama dan politik. Maksudnya adalah sejauh mana agama berperan dalam kehidupan politik, karena memang sah saja jika agama dilibatkan dalam bidang politik. Namun harus ada batasannya, kemudian peserta mampu memberikan pemahaman ini kepada lingkungannya. Apabila hal tersebut terjadi maka politisasi agama dalam politik semakin berkurang, dan mampu menciptakan atmosfer politik yang bagus.

 

You are here