Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

PERSEPSI MASYARAKAT PURWOKERTO TERHADAP TATA RUANG KOTA PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS (STUDI KASUS PEMBANGUNAN RITA SUPER MALL PURWOKERTO)

JudulPERSEPSI MASYARAKAT PURWOKERTO TERHADAP TATA RUANG KOTA PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS (STUDI KASUS PEMBANGUNAN RITA SUPER MALL PURWOKERTO)
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsTURNIP, SCWARSKOF
Call NumberKOM.580
Other NumbersF1C009061
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2014
Date Published07/2014
Abstract

Pelaksanaan pembangunan tata ruang kota dilakukan untuk pengembangan
wilayah kota Purwokerto hal ini ditandai dari pesepsi masyarakat baik opini yang
dinyatakan secara langsung atau tidak langsung. Definisi persepsi adalah
pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh
dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi ialah
memberikan makna pada stimuli inderawi (sensory stimuli). Hubungan dengan
persepsi sudah jelas. Sensasi adalah bagian dari persepsi. Walaupun begitu,
menafsirkan makna informasi inderawi tidak hanya melibatkan sensasi, tetapi juga
atensi, ekspektasi, motivasi, dan memori. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara menggunakan petunjuk umum, observasi dengan pola pemeran serta sebagai pengamat, Teknik analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan bahan lain sehingga mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain dan penggunaan data resmi. Sumber data menggunakan kata-kata dan tindakan disamping juga menggunakan sumber tertulis serta draft wawancara. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis domain (Domain Analysis). Penelitian ini menggunakan triangulasi untuk validitas data. Hasil penelitian menunjukkan Penataan ruang kawasan perkotaan merupakan salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas khususnya dalam penyusunan rencana tata ruang kota dalam mendorong terciptanya proses pembangunan berkelanjutan.Salah satu dari proses kebijakan tata ruang seperti pembangunan-pembangunan yang sedang dilakukan di Purwokerto salah satu diantaranya adalah pembangunan Rita supermall. Karenanya, penataan ruang yang dilakukan tidak boleh hanya untuk mengejar pertumbuhan ekonomi tetapi juga untuk mewujudkan perkembangan kota kedepannya. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat Purwokerto dipengaruhi oleh berbagai hal di antaranya peran serta masyarakat yang tinggal disekitar area pembangunan Rita SupermallPurwokerto serta pihak terkait, seperti tokoh masyarakat dan dinas khususnya Dinas Cipta Karya yang berhubungan dengan kebijakan tata ruang kota. Persepsi masyarakat yang muncul mengenai tata ruang kota Purwokerto khususnya Pembangunan Rita Supermalldari aspek ekologi, ekonomi, dan sosial budaya. Strategi komunikasi dari pihakmenejemen Rita kepada masyarakat sekitar dengan cara sosialisasi dengan warga,sehingga proses pembangunan ini pada nantinya dapat tercapai dan berjalan dengan lancar.

Implementation of spatial development of cities committed to the development of the town of Purwokerto it is characterized from the good society perception opinions expressed either directly or indirectly. The definition of perception is the experience of objects, events, or the relationships obtained by summing up the information and interpreting the message. The perception is that gives meaning to the sensorial stimuli (sensory stimuli). Relationship with perception are obvious. The sensation is part of perception. However, interpreting the meaning of sensorial information not only involves the sensation, but also gained, expectations, motivations, and memory.
The research method used is descriptive qualitative methods. The selection techniques of purposive sampling was the informant. Data collection techniques used are interviews using general instructions, observation with cast patterns as well as observers, engineering data analysis is the process of finding and compiling systematic data obtained from field notes, interviews, and other material so that it is easy to understand and his findings can be communicated to others and the use of official data. Data sources use words and actions while also using the written sources as well as the draft interview. The Data collected is analyzed using domain analysis techniques (Domain Analysis). This research uses triangulation to the validity of the data.The results showed spatial urban is one of the tangible step undertaken by the County Government in drafting the plan in particular Banyumas spatial city in encouraging the creation of a process of sustainable development. One of spatial policy processes such as the developments underway in Purwokerto, one of them is the construction of Rita supermall. Therefore, the spatial performed should not be only for the pursuit of economic growth but also to embody the city's future development.Through this research it can be concluded that the public perception of
Purwokerto is influenced by a variety of things including roles as well as the people who live around the area as well as the development of Rita Supermall Purwokerto related parties, such as community leaders and Office of the Copyright Office in particular Works related to spatial policy in the city. The public perception is emerging regarding the Spatial Development in particular the town of Purwokerto Rita Supermall from aspect of ecological, economic, social and cultural. Communication strategy of the party managed to communities surrounding Rita by way of socializing with the citizens, so that the development process at can eventually reached and went smoothly.

Keywords: Perception of society, spatial navan, rita supermall development

KeywordsPembangunan Rita Supermall, Persepsi masyarakat, Tata Ruang Purwokerto
Citation Key1712
You are here