Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Persepsi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Asal DKI Jakarta Terhadap Personal Branding Calon Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2017 Melalui Akun Twitter

JudulPersepsi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Asal DKI Jakarta Terhadap Personal Branding Calon Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2017 Melalui Akun Twitter
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsMahardini, Kinanti Nuke
Call NumberKOM.836
Other NumbersF1C013060
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published05/2017
Abstract

Penelitian ini berjudul Persepsi Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Asal DKI Jakarta terhadap Personal Branding Calon Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2017 melalui Akun Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik informan dan persepsi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman terhadap personal branding yang dilakukan oleh calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 melalui akun twitter. Penelitian ini dianggap sebagai sebuah penelitian yang memiliki urgensi karena calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 dimulai Bulan Oktober hingga Februari 2017 masing-masing pasangan calon
gubernur DKI Jakarta berlomba-lomba membentuk citra positif melalui personal branding yang ditampilkan pada akun twitter mereka kepada calon pemilih mereka, yang beberapa diantaranya mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.
Calon pemilih yang tidak dapat merasakan suasana politik langsung, hanya akan memantau melalui media sosial salah satunya twitter. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman sebagai calon pemilih mempersepsikan citra positif yang telah dibangun oleh masing-masing calon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan 3 cara, yakni wawancara (in-depth interview), dokumentasi, dan observasi. Sednagkan teknik pengumpulan informannya
menggunakan purposive sampling.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa akun twitter bukanlah akun utama yang diakses oleh informan sebagai calon pemilih, melainkan terdapat media lain yang dipilih untuk mengetahui informasi mengenai pasangan calon. Persepsi yang timbul oleh masing-masing informan sebenarnya hampir sama karena latar belakang pendidikan yang hampir sama. Selain itu, personal branding yang dibentuk tidak selalu menghasilkan citra yang diinginkan.

KeywordsCalon Gubernur DKI Jakarta, citra politik., persepsi, personal branding
Citation Key3085
You are here