Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Perencanaan Pengelolaan Paud Non-Formal Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga

JudulPerencanaan Pengelolaan Paud Non-Formal Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsChotimah, Chusnul
Call NumberMAP. 043
Other NumbersP2FB13015
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2017
Date Published09/2017
Abstract

Penyelenggaraan PAUD Non-formal khususnya di Kabupaten Purbalingga sangat membutuhkan sebuah gambaran ideal bagaimana perencanaan pengelolaan sebuah lembaga yang baik. Perencanaan pengelolaan lembaga menjadi penting dikarenakan pendidikan PAUD Non-formal bukan hanya sekedar pada penyelenggaraan pendidikan saja, akan tetapi dalam penyelenggaraannya harus diikuti dengan standar pendidikan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Perencanaan Pengelolaan PAUD Non-formal pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Purbalingga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Model Kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan untuk memperoleh data penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Pengelolaan PAUD Non- Formal Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga belum optimal. Belum optimal dilihat dari aspek yaitu perencanaaan sumber daya manusia yaitu pada rekruitmen guru PAUD Non-formal belum memenuhi standar karena pola rektuitmen masih banyak berdasarkan kekerabatan, hal ini dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan anggaran. Kompetensi guru belum maksimal karena sebagian besar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan PAUD dan sangat minim diklat sejauh ini guru hanya mengikuti diklat dari pemerintah itu pun tidak semua guru bisa mengikuti karena terbatasnya anggaran. Sarana dan prasarana meliputi fasilitas belajar dan bekerja belum memenuhi standar minimal untuk kegiatan belajar mengajar, karena masih banyak fasilitas seperti Alat Permainan Edukatif (APE) baik luar maupun dalam terbatas, dan gedung ada yang masih sewa maupun menempati rumah penduduk. Sumber dana berasal dari dana pemerintah, sumbangan dari donatur maupun wali murid yang jumlahnya masih sangat minim dan wewenang keuangan dikelola oleh lembaga guna dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan lembaga itu sendiri yang penggunaannya dilaporkan melalui laporan pertanggungjawaban.

KeywordsPendidikan Anak Usia Dini Non-formal, Pengelolaan, Perencanaan
Citation Key3152
You are here