Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Perempuan Pemacah Batu (Studi Tentang Kehidupan Perempuan Pemecah batu di desa Karangtengah Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas.

JudulPerempuan Pemacah Batu (Studi Tentang Kehidupan Perempuan Pemecah batu di desa Karangtengah Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas.
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsOktaviani, Fildzah Rizka
Call NumberSOS.679
Other NumbersF1A010053
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2015
Date Published01/2015
Abstract

Perempuan pemecah batu di Desa Karangtengah merupakan bagian dari masyarakat
Banyumas. Mereka merupakan gambaran sosok yang kuat dan tangguh dalam menjalani
hidupnya. Permasalahan yang dihadapi perempuan pemecah batu dalam kehidupan rumah
tangganya adalah masalah kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan ekonomi. Keadaan
tersebut membuat perempuan pemecah batu akhirnya tidak hanya berdiam diri tetapi
berusaha mengatasinya dengan ikut membantu pemenuhan kebutuhan kerumahtanggan, hal
ini yang membuat mereka akhirnya harus menjalankan dua peran secara bersamaan yaitu
peran domestik sebagai ibu rumah tangga dan peran publik sebagai buruh pemecah batu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan alasan bekerja pada
perempuan pemecah batu kali, pembagian waktu dan peranan perempuan pemecah batu
sebagai pekerja sekaligus ibu rumah tangga, serta alokasi waktu yang dicurahkan perempuan
pemecah batu dalam menjalankan kedua perannya sebagai ibu rumahtangga (sektor
domestik) dan pekerja (sektor publik). Sasaran utama dalam penelitian ini adalah para
perempuan pemecah batu di Desa Karangtengah, sedangkan sasaran pendukung adalah
keluarga dan tokoh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
deskriptif dengan teknik mengambil informan purposive sampling.Metode analisis data
yang digunakan adalah Analisis Interaktif dan Analisis gender Moser. Validitas data dalam
penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan alasan bekerja pada perempuan pemecah batu ditemukan
ada lima yaitu: kesulitan ekonomi karena penghasilan suami tidak mencukupi, keinginan
perempuan mengaktualisasikan diri agar lebih mandiri, kesulitan mendapatkan pekerjaan lain
karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kebutuhan keluarga yang semakin
beranekaragam, dan adanya keinginan untuk survive agar tidak kehilangan sumber penghasilan.
Perempuan pemecah batu dalam kehidupannya memiliki peran dimana ada tiga peran (threeroles)
yang harus dikerjakan yaitu peran produktif, peran reproduktif dan peran sosial
perempuan pemecah batu dalam pelaksanaannya mendahulukan peran reproduktifnya terlebih
dahulu setelah itu baru melaksanakan dua peran lainnya . Alokasi waktu pencurahan perempuan
pemecah batu mendapatkan waktu pengalokasian dalam keseharian yang lebih berat
dibandingkan anggota keluarga lainnya. Beban pekerjaan yang ditanggungnya dalam pekerjaan
domestik ditambah peran sertanya dalam ranah publik membuat ketidakseimbangan peran yang
dirasakan serta beban ganda (double bourden) yang terjadi bagi perempuan pemecah batu. Hal
tersebut tentunya membuat perempuan pemecah batu mengalami pembagian peran yang tidak
seimbang dalam keluarga dan merupakan ketidakadilan gender (gender inequalities) bagi
perempuan pemecah batu.
Ketidakseimbangan peran yang terjadi dalam pelaksanaan peran rumahtangga
perempuan pemecah batu dapat diatasi, bila dalam pelaksanaannya antara suami istri ada
komunikasi yang baik dalam hal pembagian peran supaya tidak terjadi beban ganda bagi
perempuan pemecah batu, serta perlu rasa tolerasi antara pasangan dimana laki-laki
seharusnya menempatkan perempuan sebagai mitra baginya. Ketika istri kerepotan
mengurus urusan domestik, pria sebagai mitra membantu wanita agar tercipta kerjasama
yang baik agar kegiatan di sektor domestik maupun publik dapat berjalan lancar demi
terciptanya keluarga yang harmonis dan sejahtera. Perlu juga adanya upaya pemberdayaan
melalui pembentukan kelompok pemecah batu.

KeywordsAlasan Bekerja, Alokasi waktu, Pelaksanaan Peran Ganda
Citation Key2000
You are here