Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Peran Konselor Pada Klinik Konseling Berhenti Merokok Dalam Upaya Merubah Perilaku Merokok Pada Masyarakat Dikecamatan BanjarNegara Kabupaten BanjarNegara Tahun 2012

JudulPeran Konselor Pada Klinik Konseling Berhenti Merokok Dalam Upaya Merubah Perilaku Merokok Pada Masyarakat Dikecamatan BanjarNegara Kabupaten BanjarNegara Tahun 2012
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsHutomo, Bayu
Call NumberKOM.503
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2013
Date Published6/2013
Abstract

Penelitian dengan judul Peran Konselor Pada Klinik Konseling Berhenti Merokok Dalam Upaya Merubah Perilaku Merokok Pada Masyarakat di Kecamatan Banjarnegara Kabupaten Banjarnegara Tahun 2012, dilatarbelakangi karena perlunya sebuah strategi yang tepat untuk mengurangi dampak negatif dari merokok. Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran konselor dalam menyembuhkan pasien merokok melalui konseling dan untuk mengetahui alasan pasien mengikuti metode konseling untuk berhenti merokok.
Dengan mengambil lokasi penelitian di Puskesmas Banjarnegara 1 Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling, sementara teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa peran konselor dalam merubah perilaku masyarakat yaitu, konselor berperan sebagai “facilitative a comfortable”, konselor membantu pasien melihat secara jelas dan objektif dirinya dan tindakan-tindakannya sendiri, konselor menggunakan perlakuan atau treatment melalui setting peran interaksi, konselor membelajarkan pasien untuk berbuat secara dewasa dan bertanggung jawab serta melakukan self-control, konselor menginterpretasi pesan-pesan yang disampaikan pasien. Alasan pasien mengikuti metode konseling untuk berhenti merokok yaitu karena pasien merasa nyaman oleh konselor yang tidak memaksakan untuk berhenti merokok, memberikan arahan metode yang akan diikuti dalam berhenti merokok, dan pasien dibimbing dalam proses berhenti merokok melalui konseling yang berkelanjutan. Pasien juga merasa cocok oleh metode-metode berhenti merokok yang diberikan oleh konselor.

KeywordsKlinik Konseling Berhenti Merokok. Abstract, Konseling, Konselor
Citation Key1113
You are here