Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Studi Kasus pada Badan Usaha Milik Desa dalam Pengelolaan Sampah di Desa Palimanan Barat Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon

JudulPengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Studi Kasus pada Badan Usaha Milik Desa dalam Pengelolaan Sampah di Desa Palimanan Barat Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon
Publication TypeStudent Thesis
AuthorsAfifah, Wulandari Nurul
Call NumberANE.916
Other NumbersF1B011001
PublisherUniversitas Jenderal Soedirman
Place PublishedPurwokerto
Year of Publication2016
Date Published04/2016
Abstract

Di Era Otonomi Daerah ini pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola daerah dengan baik, dimana Otonomi Daerah ini diharapkan pemerintah daerah akan lebih dapat melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan melihat partisipasi masyarakat yang di sesuaikan dengan kondisi daerah tersebut. Otonomi juga di laksanakan di desa yaitu dalam bentuk sebuah Otonomi Desa. Otonomi Desa juga dibentuk sebagai salah satu kemandirian desa dalam mengelola potensi desa. Desa memiliki potensi sumber daya yang beragam, termasuk sampah, sampah adalah potensi desa yang harus dikelola dengan baik agar dapat bermanfaat dalam meningkatkan perekonomiam desa. Dalam persoalan pengelolaan sampah ini unsur partisipasi termasuk kedalam proses pengelolaan sampah. Pengelolaan Sampah harus terpadu berbasis bersama masyarakat dalam kegiatannya pengurangan sampah dan penanganan sampah mengingat jumlah timbulan volume sampah yang semakin meningkat yang dikarenakan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah belum optimal. Hal ini disebabkan keterbatasan sarana prasaranan dalam proses pengankutan dan pengelolaan sampah yang ada di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang di selenggarakan oleh Badan Usaha Milik Desa di Desa Palimanan Barat Kecamatan Gempol. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Penelitian ini hanya membatasi pada aspek-aspek terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa PD Maju Makmur di Desa Palimanan Barat belum terwujud dengan baik yaitu dalam kegiatan pengelolaan sampahnya belum berbasis masyarakat dikarenakan semua proses pengelolaan sampah lebih dominan dikelola oleh pihak PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kata Kunci : Ototnomi Desa, Manajemen, Pengelolaan Sampah, Partisipasi Masyarakat

SUMMARY
In Regional Autonomy central government give authority with local governments to manage local with well, from regional autonomy hopefully local governments will be better got do implement development programs and community empowerment with looking at community participation approriate with local government manage autonomy too will be hold in village inside a form a Autonomy village. Autonomy village too form which is stand alone from inside to manage potential village. The village have potential human resources too many thing, include rubbish, rubbish is a potential village have too manage with well even if benefit inside to increase economical village in improving economy village. Problem inside to waste management this element participation include inside to manage rubibish process. Waste management should be integrated with the community in its activities based on waste reduction and waste management given the amount of waste volume generation increased because waste management implement by the government have not been optimal. This is due to limited infrastructure in the process of transportation and waste management in the community. The purpose of this study was to describe the process of community-based waste management organized by the village-owned enterprises in the District Rural West Palimanan Gempol. The research method use is qualitative method, with the technic election of the informant purposive sampling. Data collected through indepth interviews, observation, and documentation. The analytical method used is interactive analysis model according to Milles and Huberman and triangulation data validity was tested with this source. The Research only limit on selected aspects. The results show that community-based waste management process carried out by BUMDes PD Maju Makmur Palimanan West not to achieved with well which in waste management activities are not community based because all waste management process managed more dominant by PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Activities waste management stand alone environment friendly (PSMRL) need a program from Corporate Sosial Responsibility PT Tunggal Prakarsa Tbk.
Keywords: Village Authonomy, Management , Waste Management , Community Participation

Keywordsmanajemen, Ototnomi Desa, partisipasi masyarakat, Pengelolaan Sampah
Citation Key2673
You are here